Lindungi Terduga Teroris, Dua Warga Terancam Diproses Hukum

Firman    •    Selasa, 06 Juli 2021 | 15:13 WIB
Nasional
Caption:  Kapolda Babel, Anang Syarif Hidayat. (dok/wb)
Caption: Kapolda Babel, Anang Syarif Hidayat. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tim Densus (88) Antiteror bersama Polda Babel, akhirnya berhasil menangkap AS terduga teroris yang melarikan diri, dari Mapolda Babel, Kamis (1/7/2021) hari lalu.

AS ditangkap saat bersembunyi di kebun yang tak jauh dari kediamannya di daerah Kace, Kabupaten Bangka, Senin (5/7/2021) malam. Selain AS pihak kepolisian turut mengamankan dua orang yang diduga ikut membantu pelarian AS.

"Tadi malam sudah ditangkap, dan penangkapan dipimpin langsung Densus 88 bekerjasama dengan satuan-satuan yang ada di Polda Babel," kata Kapolda Babel, Anang Syarif Hidayat, Selasa (6/7/2021).

Disampaikan Anang, saat ini ketiganya masih diamankan di Mapolda Bangka Belitung, guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Masih diamankan di Mapolda Babel, dan pemeriksaan tetap dilakukan di Polda Babel, periksa dulu di sini, setelah semuanya selesai, tuntas, baru dibawa ke Jakarta," ujarnya. 

Selain itu ditegaskan Kapolda, dirinya pernah menyampaikan, siapapun yang ikut membantu proses pelarian AS akan diproses hukum.

"Seperti yang pernah saya sampaikan kemarin, siapapun yang ikut membantu proses pelarian AS ini, juga akan di proses hukum, karena sudah ada aturan-aturannya yang telah di atur dalam undang-undang terorisme maupun aturan KUHP," katanya.

Anang menambahkan, seseorang yang ikut melindungi dan sebagainya, ia juga di anggap sebagai pelaku.

"Siapa pun yang ikut melindungi dan berperan dalam pelarian AS, akan ikut terlibat walupun ancamannya berbeda tapi dianggap sebagai pelaku," ungkapnya.

Ditambahkan Anang, saat ini pihaknya sedang mendalami apa motivasi, latar belakang dan sebagainya tentang si AS ini dan rekannya.

"Sedang didalami pelaku-pelaku yang melindungi ini, apa latar belakang dia kenapa melindungi, dan mudah-mudahan dalam dekat ini sudah tahu movitivnya," kata Anang.

Diberitakan sebelumnya Tim Densus (88) Antiteror Mabes Polri menangkap dua orang terduga jaringan teroris di Bangka Belitung. Masing-masing keduanya, AS warga Desa Kace Kecamatan Mendo Barat dan SS atau SU warga Gang Kuini Kelurahan Gajah Mada Kota Pangkalpinang. 

Mereka diamankan pada Rabu (30/6/2021) sekitar pukul 12.30 WIB di kediaman masing-masing. Sebelumnya, informasi yang didapat AS  diamankan di Mapolda Bangka Belitung di ruangan khusus Satgaswil Densus 88 AT dengan penjagaan ketat. 

Sebelumnya pada pukul 23.00 - 02.30 WIB tim penyidik melakukan interogasi terhadap AS dan rencananya akan dilanjutkan pemeriksaan di pagi harinya. 

AS dijaga empat anggota Satgaswil, Saat kondisi kaki AS diborgol dengan rantai, begitu juga dengan tangannya diborgol dengan ties. 

Sekitar jam 03.30 WIB anggota jaga mengecek ke dalam ruangan tahanan namun ternyata AS sudah tidak ada di tempat. Borgol rantai dan borgol ties tali sudah lepas tertinggal di lantai.

Aparat kepolisian langsung melakukan pencarian dan pengejaran yang melibatkan personel Satgaswil dan Jatanras serta Dit Intel Polda di sekitar Mapolda Bangka Belitung. Bahkan dilakukan penyisiran di seputaran belakang Mapolda Babel. 

Dari rekaman CCTV, diketahui AS melarikan diri sekitar pukul 03.00 WIB, keluar melalui jendela dan kabur ke daerah belakang Mapolda Babel. Hingga saat ini masih dalam pengejaran. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL