Oknum ASN di Bangka Barat Diduga Gunakan Rapid Tes Palsu

Chairul Aprizal    •    Rabu, 07 Juli 2021 | 15:12 WIB
Lokal
Caption: Suasana di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok. (rul/wb)
Caption: Suasana di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Petugas verifikasi pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Kabupaten Bangka Barat mendapati salah satu penumpang bernama Heru (32) menggunakan rapid antigen palsu untuk menyeberang, Rabu (07/07/2021).

Belum disebutkan secara jelas ketika ditanyai status penumpang tersebut yang diduga oknum ASN di Bangka Barat.

Ketika dimintai keterangan Heru sudah mengakui dirinya memakai rapid antigen palsu untuk bisa menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok ke Pelabuhan Si Api-api tujuan Palembang.

"Mau pulang ke Palembang, mau ngapain ini ?Ya Rapidnya anu palsu," Akui Heru dengan nada pelan dan singkat setiap diwawancarai.

Petugas mencurigai surat antigen palsu lantaran Kop surat yang tidak berwarna sehingga sempat dikonfirmasi ke dokter di RSUD Sejiran Setason yang namanya dicatut untuk menandatangani surat tersebut.

"Kopnya katanya, saya tidak tahu itu palsu. pulang sendiri, ini tetap jadi nyeberang cuma disuruh nunggu sudah rapid, tadi rapid ulang," jelas Heru.

Heru mengaku dibuatkan surat rapid antigen palsu itu di RSUD Sejiran Setason dengan diduga keterlibatan oknum ASN lainnya yang membuat.

"RSUD, enggak bayar (rapidnya-red). tadi rapid di RSUD, iya tadi. Saya rasa tidak enak waktu kita tersita, jadi disini rapid ulang bayar Rp 185 ribu hasil negatif," tuturnya.

Sementara ini Sekretaris Satgas Covid-19 Bangka Barat Sidarta Gautama masih mendalami kasus dan akan dilakukan konferensi pers apabila sudah selesai pemeriksaan terkait dugaan oknum ASN yang ikut palsukan rapid antigen.

"Sedang kita dalami tapi belum bisa kita open publish nanti kalau sudah selesai investigasi timnya," ujarnya. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE