Informasi Larangan Warga Pangkalpinang Tak Boleh Keluar Rumah Ternyata Hoax

Firman    •    Jumat, 09 Juli 2021 | 16:08 WIB
Lokal
Caption: Tangkapan layar informasi hoax yang beredar di grup WhatsApp.
Caption: Tangkapan layar informasi hoax yang beredar di grup WhatsApp.

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Sekretaris, Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan, pesan berantai yang beredar di 

WhatspApp group (WAG) tentang larangan warga Pangkalpinang tidak keluar malam karena Tim Covid-19 Hunter lintas sektor yang bakal menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulance, tidak benar atau hoax.

Pesan berantai yang tersebar di grup-grup WhatspApp group (WAG) tersebut, sempat membuat panik sejumlah masyarakat.

Menurut Mikron pesan tersebut tidak benar atau hoax.

"Tidak benar itu, hoax-hoax," kata Mikron Antariksa, Jumat (9/7/2021).

Sebelumnya pesan berantai yang beredar di setiap grup WhatspApp (WAG) tentang larangan warga Pangkalpinang tidak keluar malam karena Tim Covid-19 Hunter lintas sektor yang bakal menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulance, ramai beredar.

Berikut tulisan pesan yang masuk ke setiap grup WhatspApp (WAG) tentang larangan warga Pangkalpinang tidak keluar malam karena Tim Covid-19 Hunter lintas sektor yang bakal menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulance, ramai beredar. (fn/wb)

Khusus Pangkalpinang????

Mulai tanggal 7-30 juli, 

mohon seluruh warga Pangkalpinang tidak keluar rumah di malam hari. 

Bila ada keperluan segera penuhi maksimal jam 19.00 sudah di rumah. Akan ada tim covid hunter lintas sektor yang menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulance. Langsung di swab di tempat. 

Bila reaktif, langsung di isolasi di wisma Karantina malam itu juga.

Melaporkan hasil rapat Rapid Hunter di Kodim hari ini :

- dilaksanakan setiap hari  mulai hari ini 

tgl 7 -20 juli 2021

- mulai pkl. 19.30

 selama 9 jam dan

 berkumpul di Kodim

- diikuti oleh polres, kodim, dinkes, satpol PP, BPBD, dishub

- dinkes diminta menyediakan 3 ambulance dan 3 mobil dinas dgn petugas juga melakukan swab random sebanyak 1000 sasaran setiap harinya

- mohon ijin petugas dinkes setiap hari terdiri dari :

1 org driver (umum) + 3 org petugas lab kesda di mobil dinas dinkes

1 org petugas PSC + 1 org bidang  di ambulance 

- jadwal petugas sesuai jadwal diatas, memakai rompi kes yg disediakan oleh PSC

- bila ada sasaran yg di swab hasilnya reaktif maka langsung masuk Karantina. 

Mohon untuk diperhatikan

ini PAKSAAN WAJIB KHUSUS



MEDSOS WOWBABEL