Jelang Idul Adha, Masturi Mampu Jual 100 Eko Sapi

Hendri Dede PKP    •    Minggu, 11 Juli 2021 | 18:47 WIB
Lokal
Tempat penjualan sapi dan kambing milik Masturi di Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru.(hen/wb)
Tempat penjualan sapi dan kambing milik Masturi di Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru.(hen/wb)

PANGKALANBARU,www.wowbabel.com -- Penjualan hewan kurban milik Masturi (23) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H cukup menggeliat.

Distributor penjual hewan kurban asal Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru Provinsi Bangka Belitung ini mengaku penjualan hewan kurban pada tahun ini tampak lebih menggeliat dibandingkan tahun sebelumnya.

Beberapa minggu menjelang  Hari Raya Idul Adha sapi lokal miliknya sudah terjual sebanyak 100 lebih ekor dari 150 ekor stok sapi yang dipajang.

Sementara itu, Masturi mengaku untuk stok kambing kini hanya tinggal beberapa ekor saja.

"Hitungannya sudah 100 lebih yang terjual dari 150 ekor. Untuk kambing kita sediakan 50 ekor, sekarang masih ada beberapa ekor," ujarnya kepada Wow Babel, Minggu (11/7/2021).

"Alhamdulillah lebih baik dari tahun sebelumnya. Lebih baik tahun ini kalau dibandingkan tahun lalu," imbuh Masturi.

Masturi menuturkan, satu ekor sapi harganya dibandrol mulai dari harga Rp 18 juta hingga Rp 30 juta. Sapih tersebut didatangkan dari Madura, Jawa Timur, yang sebelumnya telah diperiksa kesehatannya.

"Didatangkan dari Madura. Kalau sapi dari harga Rp 18 juta sampai 30 juta. Untuk kesehatannya sudah dicek sama dokter hewan," katanya.

Distributor hewan kurban baik sapi dan kambing yang berada di Desa Pedindang, Kecamatan Pangkalan Baru itu, mulai menjual hewan kurban sejak tahun 1960. Usaha tersebut turun temurun dari orangtuanya yang bernama Saikun.

"Kalau dari penjualan ke masyarakat itu banyaklah yang ngambil ke sini, seperti dari daerah Toboali, Mentok, Sungailiat, Tempilang dan lain sebagainya khususnya Bangka Belitung," tukasnya.(hen/wb) 



MEDSOS WOWBABEL