Suranda Lihat Oknum Masyarakat Bawa Kayu dan Besi Naik ke KIP CBL

Tim_Wow    •    Selasa, 13 Juli 2021 | 23:30 WIB
Lokal
Ketua Umum (Ketum) Ikatan Karyawan Timah (IKT), Fauzi Trisana SE MBA saat mengunjungi Suranda.(ist)
Ketua Umum (Ketum) Ikatan Karyawan Timah (IKT), Fauzi Trisana SE MBA saat mengunjungi Suranda.(ist)

BAKAM,www.wowbabel.com -- Ketua Umum (Ketum) Ikatan Karyawan Timah (IKT), Fauzi Trisana SE MBA bersama pengurus IKT Wilayah Belinyu menyambangi korban kekerasan yang terjadi di Kapal Isap Citra Bangka Lestari (CBL) Mitra dari PT Timah Tbk yang beroperasional di DU/IUP 1555.

Dalam kesempatan ini Fauzi Trisana memberikan bantuan dan dukungan kepada bagian keamanan yang ditugaskan di KIP CBL agar tetap semangat walaupun mengalami kekerasan saat menjalankan tugas. 

"Ini bentuk dukungan dari IKT dalam melindungi setiap karyawan yang sedang dalam menjalankan tugas," ungkapnya, Selasa (13/7/2021). 

Fauzi juga berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini terulang lagi. Ke depan sosialisasi kepada masyarakat akan lebih dijalankan sehingga dampak positif bisa dirasakan. 

"Semoga ke depan kekerasan dan perusakan KIP oleh masyarakat tidak terjadi lagi dan dampak positif dari adanya KIP di wilayah mereka bisa dirasakan sepenuhnya untuk kemajuan masyarakat," kata Fauzi, Selasa (13/07/2021)

Suranda petugas Satpam di KIP CBL menceritakan tentang bagaimana kejadian hingga dirinya mengalami pemukulan oleh oknum masyarakat yang mendatangi KIP. 

"Banyak oknum masyarakat yang datang ke KIP dan semuanya membawa kayu pelawan dan besi," ungkap Suranda saat ditemui di kediamannya kawasan Bukit Layang Kecamatan Bakam. 

Menurut Suranda, oknum masyarakat yang mendatangi KIP dalam kondisi penuh emosi serta memukul barang-barang yang ada di KIP. 

"Ketika itu saya hanya sendiri saat menghadapi puluhan oknum-oknum masyarakat, sebab teman-teman lain udah pada naik ke atas. Ketika mau berbalik, leher dihantam benda keras dan langsung tersungkur," kata Suranda. 

Sebagai Petugas Satuan Pengamanan (Satpam) di KIP CBL yang sedang bertugas kata Suranda dirinya tetap melakukan pengecekan aset pasir timah yang ada di dalam kapal. 

"Awalnya saya ambil video dan melihat pasir timah di atas kapal masih ada, namun setelah ramai-ramai oknum masyarakat datang semuanya hilang, dan saya pun sudah tidak sadarkan diri," tukas Suranda.(rill/wb) 




MEDSOS WOWBABEL