Wow Pelamar CPNS dan PPPK di Pemkot Pangkalpinang Tembus 1.957 Orang

Hendri Dede PKP    •    Rabu, 14 Juli 2021 | 15:15 WIB
Lokal
Caption: Kabid Perencanaan, Pengadaan Mutasi dan Data BKPSDM Pangkalpinang, Fahrizal. (hdd/wb)
Caption: Kabid Perencanaan, Pengadaan Mutasi dan Data BKPSDM Pangkalpinang, Fahrizal. (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Jumlah pelamar yang telah ikut mendaftarkan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemerintah Kota Pangkalpinang kini sudah tembus 1.957 pelamar.

Proses pendaftaran CPNS dan PPPK tersebut saat ini masih berlangsung hingga tanggal 21 Juli 2021.

"Total yang daftar sampai pagi ini yang sudah submit ada 1.957 pelamar. Ya, CPNS dan PPPK," kata Kabid Perencanaan, Pengadaan Mutasi dan Data BKPSDM Pangkalpinang, Fahrizal kepada Wow Babel, Rabu (14/7/2021) siang.

Fahrizal menuturkan sehingga pelamar yang sudah menyelesaikan pendaftaran dan melengkapi sejumlah dokumen itu, maka para pendaftar tinggal menunggu hasil seleksi administrasi.

Namun, Fahrizal meminta para pendaftar untuk tetap teliti dalam mengisi formulir pendaftaran dan tidak terburu-buru. Peserta masih memiliki kesempatan untuk mengikuti pendaftar hingga 21 Juli 2021.

"Tinggal menunggu hasil seleksi administrasi. Bagi pendaftar formasi SMA akan dilakukan ukur tinggi dan cek fisik," ujarnya.

"Bagi yang belum daftar untuk teliti kembali dokumen yang diunggah, pastikan sesuai persyaratan. Untuk infomasi resmi bisa cek di laman web, facebook dan instagram BKPSDMD," lanjut Fahrizal.

Sementara itu, Fahrizal mengungkapkan hingga saat ini untuk formasi yang masih sepi pelamar atau peminat adalah formasi dokter spesialis. 

"Dokter spesialis anastesi, dokter penyakit dalam, THT, urologi serta penata anastesi," katanya.

Saat dikonfirmasi pekan lalu, Fahrizal menuturkan secara umum untuk formasi CPNS yaitu berjumlah 205 yang terdiri dari orang dan PPPK berjumlah 307 orang. 

Adapun utuk kebutuhan formasi yang diinginkan Pemkot Pangkalpinang, menurut Fahrizal, sementara diprioritaskan atau  tetap difokuskan pada guru dan juga tenaga kesehatan.

"Sementara tetap fokus kebutuhan guru karena banyak yang pensiun,  terus untuk kesehatan juga ditambah kondisi pandemi butuh banyak nakes," pungkasnya. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL