Kadin Babel Berikan Vaksinasi Gratis Bagi 400 Warga

Firman    •    Kamis, 15 Juli 2021 | 15:49 WIB
Lokal
Caption: Proses vaksinasi dari Kadin Bangka Belitung di Klinik Pertama Bangka Belitung, Kamis (15/7/2021). (Fn/wb)
Caption: Proses vaksinasi dari Kadin Bangka Belitung di Klinik Pertama Bangka Belitung, Kamis (15/7/2021). (Fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Guna membantu pemerintah pusat dalam menangani kasus Covid-19 di Indonesia khususnya provinsi Bangka Belitung, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bangka Belitung (Babel) bersama Pemprov dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung menggelar vaksinasi gratis.

Vaksinasi gratis yang digelar Kadin Babel bersama pemerintah provinsi Babel dengan sasaran bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Babel.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan, mulai hari ini sampai dengan Sabtu (15-17 Juli 2021) di Klinik Pertama Pemprov Babel.

"Sesuai dengan surat yang disampaikan DPD Kadin Bangka Belitung ke Dinas Kesehatan Provinsi Bebel, kita telah menyiapkan sebanyak 400 dosis vaksin gratis," kata Kepala Bidang Yankes Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Hermain, Kamis (15/7/2021).

Ia menyampaikan, vaksinasi gratis ini dilakukan secara bertahap dan hari ini merupakan launching vaksinasi gratis yang dilakukan oleh Kadin Babel bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung.

"Kita berharap dengan dilakukannya vaksinasi gratis oleh Kadin ini, agar para anggota Kadin dan kelompok UMKM yang ada di Babel ini bisa ikut melaksanakan juga," ujarnya.

Hermain menambahkan, pihaknya berharap kedepan Kadin yang ada di wilayah Kabupaten/Kota agar bisa berkoordinasi dengan Dinkes setempat untuk mengkoordinir teman-teman anggota Kadin beserta dengan pelaku UMKM di wilayah masing-masing.

"Prinsipnya vaksinasi itu gratis bisa dilaksanakan, akan tetapi kita tidak bisa menyelengarahkannya sekaligus, karena pada saat ini vaksinasi diselenggara dibeberapa tempat, maka dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Lanjutnya, pada saat ini dosis vaksin sudah masuk ke tahap kelompok masyarakat umum, dan ini harus dilayani.

"Jadi jangan sampai nanti ada timbul kecemburuan sosial sesama dan ini akan dilakukan secara bertahap sehingga vaksinasi ini bisa dilakukan dengan baik dan sesuai dengan target," ujarnya.

Dikatakan Hermain, seusai dengan target pemerintah pusat bulan Agustus ini kalau bisa sudah 2 juta dosis vaksin perhari.

"Kalau target sebelumnya bulan Juli 1 juta perhari, nah kalau bisa bulan Agustus ini 2 juta perhari, karena ini adalah harapan pak presiden pada tahun 2021 ini sudah mencapai 70 persen populasi masyarakat di Indonesia yang sudah di vaksin, sehingga penting bagi kita melakukan percepatan atau akselerasi dengan vaksinasi masal," ungkap Hermain. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL