Terpapar Covid-19, Ini Cerita Sidarta Ketua Satgas Covid-19 Bangka Barat

Chairul Aprizal    •    Jumat, 16 Juli 2021 | 13:41 WIB
Lokal
Caption: Ketua Satgas Covid-19 Bangka Barat Sidarta Gautama. (rul/wb)
Caption: Ketua Satgas Covid-19 Bangka Barat Sidarta Gautama. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com --  Ketua Satgas Covid-19 Bangka Barat Sidarta Gautama sedang berjuang melawan Covid-19 setelah dinyatakan terkonfirmasi positif hingga membuatnya sampai hari ini, Jumat, (16/07/2021), beristirahat dirumah melakukan isolasi mandiri.

"Tapi semalam sempat drop sempat di oksigen karena posisinya rendah tapi alhamdulillah sudah stabil. Itu posisi demam i tinggi, panas  sampai 40° jadi didatengin kawan-kawan dokter dari rumah sakit  dirawat sebentar, dikasih obat terus disuntik lah," Kata Sidarta kepada awak media wawancara via telepon, Jumat (16/07/2021).

Sidarta yang merasakan langsung terserang virus Covid-19 menyampaikan kepada masyarakat Untuk masyarakat untuk benar-benar berhati-hati karena ternyata sangat menderita terkonfirmasi positif itu.

"Ini baru saya rasakan (pertama kali-red) bahwa kena covid-19 paling tidak enak, bener kata mikron (Sekretaris Satgas Provinsi) itu enggak enak kena covid. Serba salah, makan pun tidak ada rasa. Lidah hambar, jadi makan itu paling kuat dua sendok itu sudah bagus. Tidak masuk makanan itu, masuk tenggorokan itu keluar lagi makanan," ungkapnya.

"Terus badan itu demem ngilu, kepala pusing duduk salah, berdiri salah, baring salah pokoknya tidak enak. Apalagi kalau seandainya kita ada komorbid penyakit bawaan itu jauh berbahaya sekali. Apalagi yang terkait dengan paru-paru, pernafasan itu sangat menyiksa," sambungnya.

Jadi Sidarta mengajak untuk sama-sama patuhi prokes dan hati-hati waspada hindari kerumunan karena memang tidak enak sama sekali kena Covid-19 itu.

"Ini baru pertama kali, jadi baru ngerasa benar-benar tidak enak. Selama ini cuma denger kata orang, tapi sekarang ngerasa. 

Baru ini ngerasa, ini nelpon juga kuping bergaung-gaung mungkin karena saking panas badan" terang Sidarta.

Padahal dirinya sudah dua kali mendapatkan dosis vaksin namun tetap saja terkena covid-19 itu, sehingga Ia meminta masyarakat  perlu waspada dan hati-hati.

"Terkonfirmasi positif hari Rabu, tidak tahu lagi dari mana. Karena beberapa hari ini kasus kita tinggi. Belum lagi sering turun ke Pait, kemarin ketemu sama yang positif-positif. Jadi tidak tahu lagi," ujarnya.

Ketua Satgas berpesan hati-hati tingkatkan kewaspadaan prokes dipatuhi, lalu makanan sayur buah harus dikonsumsi tiap hari supaya imun tidak drop, kalau bisa juga olahraga tiap pagi. 

"Kondisi masih di rumah, masih dengan pemantauan dokter. Mantau oksigennya.

untuk semua masyarakat Bangka Barat dari balik bilik karantina, bagi semua masyarakat Bangka Barat sehubungan dengan kondisi Bangka Barat pada 7 hari terakhir ini tingkat penyebaran covid 19 mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Saya mengimbau kepada kita semua masyarakat  Bangka Barat mari kita tingkatkan kewaspadaan dengan secara ketat kita patuhi protokol kesehatan 5 M," ucapnya.

"Perbanyak makan sayuran dan buah dan rajin berolahraga agar imun tubuh tetap terjaga dan jangan lupa beribadah dan berdoa kepada Allah SWT. Yo Seperadik kite tingkatkan kewaspadaan kite patuhi prokes dan jage imun tubuh kite tetap sehat dan kuat," tutup Sidarta. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL