Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Bangka Barat Bagikan 2 Ton Beras dan Uang Tunai

Chairul Aprizal    •    Sabtu, 17 Juli 2021 | 06:26 WIB
Lokal
Sebanyak dua ton beras dan uang tunai dibagikan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Bangka Barat bersama seluruh anggota, Jumat (16/07/2021).(rul/wb)
Sebanyak dua ton beras dan uang tunai dibagikan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Bangka Barat bersama seluruh anggota, Jumat (16/07/2021).(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Sebanyak dua ton beras dan uang tunai dibagikan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Bangka Barat bersama seluruh anggota, Jumat (16/07/2021). 

Penyerahan bantuan tersebut didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Bangka Barat, Agung Trisa Putra Fadilah Burdan SH.

Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Bangka Barat, Amanda Agung mengadakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan berupa beras sebanyak dua ton yang dibagikan secara bertahap. 

Sedangkan uang tunai diantar langsung ke Lembaga Kesejahteraan Sosial-Lanjut Usia (LKS-LU) Karimah yang beralamat di Kelurahan Sungai Baru Muntok dan Panti Asuhan Aisyah yang beralamat di Kelurahan Sungai Daeng Muntok serta ke Dapur Umum Dinsos Pemdes Kabupaten Bangka Barat untuk warga yang terdampak PPKM yang beralamat di RT 3 Dusun Pait Jaya Muntok.

Bakti sosial tersebut termasuk dalam program Jaksa Peduli Jaksa Berbagi di Kejari Bangka Barat dan merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun IAD ke-XXI yang jatuh pada tanggal 21 Juli 2021 dan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2021 mendatang. 

"Bakti sosial atau lebih dikenal sebagai baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia," jelas Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Helena Octavianne.

"Bakti sosial merupakan suatu kegiatan dimana dengan adanya kegiatan ini kita dapat merapatkan kekerabatan kita. Kegiatan bakti sosial tersebut juga dapat mengajarkan kita untuk saling peduli antar sesama, mewujudkan rasa cinta kasih, dan saling tolong menolong bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan" sambungnya.

Kajari Bangka Barat yang menjadi Pengawas IAD Daerah Bangka Barat mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu terutama kaum dhuafa orang tua lanjut usia dan anak yatim piatu serta masyarakat yang terdampak PPKM.

Kajari Bangka Barat berharap dengan adanya sedikit bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban perekonomian dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama saat ini masih dalam pandemi Covid-19 karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.(rul/wb) 



MEDSOS WOWBABEL