Seorang Pasien Positif Covid-19 Kabur Dari Wisma Karantina Bangka Barat

Chairul Aprizal    •    Selasa, 20 Juli 2021 | 18:04 WIB
Lokal
Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama.(rul/wb)
Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Seorang warga asal Bangka Selatan yang menjalani karantina di Wisma Karantina Bangka Barat melarikan diri dan kabur dalam keadaan status masih positif Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama membenarkan kabar tersebut ketika dikonfirmasi, Senin (19/07/2021) malam. 

"Jadi yang bersangkutan itu sebetulnya di karantina di sini, jadi sore dia dimasukan ke sini karena dia mau nyeberang pulang ke Sungsang. Dia ternyata positif kemudian akhirnya dijemput oleh pihak pengelola ke pelabuhan akhirnya dimasukkan ke sini," ungkap Sidarta.

Sidarta sudah sempat mempertanyakan kepada pihak pengelola Wisma Karantina kenapa yang bersangkutan bisa kabur melarikan diri. 

"Kemudian malam itu saya tanyakan juga ke perawatnya gimana kok bisa kabur, sebenarnya malam itu dia sudah gak betah dia sudah minta pulang, tapi perawat bilang gak bisa pak karena bapak positif kalau bapak tidak positif mungkin kami tidak kita taruh disini," terang Sidarta. 

Sidarta menuturkan pasien berinisial S warga Bangka Selatan itu sudah diperiksa kesehatannya, dan hasilnya tidak begitu bergejala, hanya batuk disertai demam sedikit dan suhu tubuhnya normal.

"Akhirnya dia dimasukan dalam wisma karantina yang laki-laki, kemudian terakhir dikontrol oleh perawat  sekitar jam setengah sepuluh malam dia masih ada. Cuma karena kondisi kamarnya ini masing-masing walaupun dalam satu rumah itu ada yang beberapa di karantina tapi di kamar masing-masing. Dia sendiri di kamarnya kemungkinan dia keluar dari kamarnya," jelas Ketua Satgas.

"Kalau tidak salah malam Sabtu atau malam Minggu dia keluar. Jadi saya minta tolong Pak Danpos untuk dilacak keberadaannya. Jadi kemungkinan dia ini pulang ke Sungsang tapi bukan lewat jalur pelabuhan tapi jalur tikuslah," sambungnya.

Sidarta menyebutkan alasan di karantina di WK Bangka Barat karena Warga Bangka Selatan ini hendak menyeberang tapi dengan hasil positif sehingga perlu dikarantina.

"Sebetulnya yang bersangkutan ini saya sudah laporkan pada saat dia masuk ke WK ke Satgas Bangka Selatan sudah saya sampaikan bahwa ada warga anda di sini mau berangkat ke Palembang tapi ternyata rapid antigennya positif dan mereka mau persiapkan penjemputan sebenarnya tapi dia sudah kabur terlebih dahulu," tukasnya.(rul/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL