Beasiswa Dalam Negeri Hingga Luar Negeri Masa Erzaldi

ADVERTORIAL    •    Rabu, 21 Juli 2021 | 18:03 WIB
Lokal
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)

PAYUNG,www.wowbabel.com -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah melaksanakan program beasiswa kepada lulusan SMA/SMK di Bangka Belitung. Mulai dari program beasiswa dalam negeri hingga luar negeri.

Program beasiswa sebagai upaya dari Pemerintah Provinsi Babel di bawah kepemimpinan Erzaldi Rosman Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)  menghadapi kompetisi global.

Beasiswa ditujukan bagi siswa di Babel yang tidak mampu maupun mereka yang berprestasi. Bagi siswa tidak mampu yang tidak menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemprov Babel menyiapkan  program Beasiswa Babel Berkah.

"Di Babel ada namanya beasiswa Bangka Belitung Berkah, itu merupakan beasiswa bagi siswa tidak mampu yang tidak tercover Kartu Indonesia Pintar (KIP)," kata Kepala Dinas Pendidikan Babel, M Soleh ketika mendampingi Gubernur Babel berkunjung ke SMAN 1 Payung, Bangka Selatan, Rabu (21/7/2021).

Bagi siswa SMA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat perkuliahan, Pemprov Babel bekerjasama dengan berbagai kampus di dalam Babel maupun luar Babel, diantaranya Unsri, IPB, UNY,  dan STP Bandung. 

"Tahun ajaran 2021/2022 dialokasikan beasiswa sebanyak 216 orang. Syaratnya anak yatim dan ber-KTP Babel," ungkapnya. 

Sementara di luar negeri, Pemprov Bangka Belitung bekerjasama.dengan perguruan tinggi di  Negeri Taiwan. Program ini  telah menghasilkan lulusan  yang  siap masuk ke pasar kerja.

"Inilah sosok gubernur kita, karena tak semua pemimpin peduli dengan dunia pendidikan," jelasnya.

Sedangkan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam kesempatan yang sama menegaskan jika dirinya berupaya keras memajukan dunia pendidikan dengan program beasiswa. 

Erzaldipun menyayangkan masih banyak siswa  di Babel yang tidak mampu menyelesaikan pendidikan alias drop out. Sebanyak 2.348 siswa dikeluarkan dalam dua tahun terakhir. Lebih miris lagi, salah satu alasannya akibat hamil diluar nikah. 

"Maka dibutuhkan pendidikan karakter, oleh karenanya saat ini kita terus mengupgrade kemampuan para guru konseling kita," ungkapnya. 

Acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban serta meninjau vaksinasi yang diselenggarakan pihak SMA Negeri 1 Payung untuk masyarakat setempat. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL