Beraktivitas di Kawasan HL, Seorang Penambang dan Alat Berat Diamankan Polisi

Chairul Aprizal    •    Rabu, 21 Juli 2021 | 20:13 WIB
Lokal
Barang bukti penambangan ilegal yang diamankan di Mapolres Bangka Barat.(rul/wb)
Barang bukti penambangan ilegal yang diamankan di Mapolres Bangka Barat.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Pihak Polres Bangka Barat dikabarkan telah mengamankan seorang penambang ilegal dan satu unit alat berat di kawasan  hutan lindung Sungai Kebiang Dusun Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Senin  (19/07/2021).

Kapolsek Jebus Kompol Muhammad Saleh saat dikonfirmasi tak mau berkomentar banyak tentang penangkapan tersebut lantaran barang bukti diamankan di Mapolres Bangka Barat.

"Ini foto dimana. Konfirmasi ke Sat Reskrimnya aja, karena barang buktinya kan di Polres Bangka Barat," kata Kompol Saleh saat upaya dihubungi, Senin (19/07/2021).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Robby Setiadi Purba belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Namun ia akan mengabari kesediaannya diwawancarai.

"Yang mau ditanyakan apa bro. Oke sebentar ya, nanti dikontek lagi," kata AKP Robby, Rabu (21/07/2021) sore.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes A Maladi dalam rilisnya, Senin (19/7/2021) sore, membenarkan telah ditangkapnya Daus (27) beserta alat berat dan diamankan di Polres Bangka Barat.

Daus diamankan lantaran menambang  melakukan penambangan ilegal di Sungai Kebiang Dusun Penganak Desa Air Gantang Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat.

Kombes Maladi mengatakan penangkapan ini dilakukan atas laporan dari masyarakat yang menemukan adanya aktivitas penambangan pasir timah oleh  Daus.

"Pada saat dilakukan pengecekan oleh anggota ternyata memang benar ditemukan adanya aktivitas penambangan yang dilakukan tersangka Daus," kata Kombes Maladi.

Dijelaskan Kombes Maladi, saat anggota bersama pelapor mendatangi lokasi ternyata Daus sedang menunggu di dekat mesin donfeng sedangkan dua orang rekannya sedang menyemprot tanah dan satu orang lainnya sedang menjalankan satu unit eksavator.

Pada saat didatangi oleh polisi, dua orang rekan  Daus dan satu orang yang menjalankan eksavator berhasil melarikan diri.

"Dari hasil pengecekan titik koordinat di lokasi penambangan yang dilakukan oleh anggota bersama dengan anggota KPHP Jebus Bembang bahwa lokasi penambangan tersebut masuk kedalam kawasan hutan lindung," jelas Kabid Humas.

Lebih lanjut, saat ditanyakan oleh anggota terkait izin penambangan yang dimiliki, tersangka Daus tidak dapat menunjukan surat izin dari pihak yang berwenang, sehingga Daus langsung dibawa dan diamankan.

Polisi juga mengamankan barang bukti  yakni 1 Unit eksavator, 1 Set mesin dompeng, 1 Unit mesin pompa air, 2 buah cangkul, 2 buah pipa paralon, 1 gulung selang tanah, 1 gulung selang air, 1 buah selang monitor, 1 buah sakan dan 1 kampil atau karung warna putih berisikan pasir dengan berat kurang lebih tiga kilogram.

"Saat ini Daus sudah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," tukas Kombes Maladi.(rul/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL