Korupsi DAK Dindik Basel, Rian dan Jensen Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Aston    •    Kamis, 22 Juli 2021 | 18:54 WIB
Lokal
Terdakwa Ardyansyah alias Rian Gondrong dan Afriyansyah alias Jensen usai menjalani sidang.(as/wb)
Terdakwa Ardyansyah alias Rian Gondrong dan Afriyansyah alias Jensen usai menjalani sidang.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com --  Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bangka Selatan menuntut dua orang terdakwa perkara tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayan Tahun Anggaran 2019 dengan pidana kurungan selama 5 Tahun 6 bulan penjara. 

"Perkara Dana DAK sudah kami lakukan proses penuntutan kemarin. Kedua terdakwa masing masing dituntut pidana badan lima tahun enam bulan penjara," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Mayasari, Kamis (22/7/2021). 

Terdakwa Ardyansyah alias Rian Gondrong dan Afriyansyah alias Jensen  dikenakan denda masing-masing Rp.300.000.000 dengan subsidair enam bulan kurungan serta keduanya dikenakan uang pengganti sebesar  Rp 282.474.458,31. 

"Tapi berdua ini (terdakwa--red) menanggung secara bersama-sama uang pengganti atau dengan cara tanggung renteng, jadi bukan sendiri-sendiri," kata Mayasari. 

Jika kedua terdakwa tidak bersedia membayar uang pengganti maka jaksa menyita harta benda terdakwa untuk dilelang. Dan apabila terdakwa tidak ada harta benda maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun 9  bulan penjara dan 2 tahun 11 bulan penjara untuk terdakwa Afriyansyah. 

Kedua terdakwa dituntut atas dugaan tindak pidana korupsi- pada 36 kegiatan pembangunan dan rehabilitasi prasarana sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan  Taman Kanak-kanak (TK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2019 yang bersumber dari dana DAK Fisik yang diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1 miliar lebih dari total anggaran sebesar Rp 6 miliar.(as/wb) 




MEDSOS WOWBABEL