Babel Gunakan Data Nasional Dalam Penyaluran Bantuan Beras PPKM 2021

ADVERTORIAL    •    Sabtu, 24 Juli 2021 | 21:44 WIB
Nasional
Rapat koordinasi yang dilakukan bersama Kepala Dinas Sosial dan PMD Babel, Kepala PT Pos Indonesia, Kepala Perum Bulog Bangka dan PT DNR di Rumah Dinas Gubernur Babel, Sabtu (24/07).
Rapat koordinasi yang dilakukan bersama Kepala Dinas Sosial dan PMD Babel, Kepala PT Pos Indonesia, Kepala Perum Bulog Bangka dan PT DNR di Rumah Dinas Gubernur Babel, Sabtu (24/07).

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman putuskan data yang digunakan dalam penyaluran Bantuan Beras PPKM Tahun 2021 adalah data nasional, yaitu data yang didapat dari Kementerian Sosial RI. 


Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi dan rapat koordinasi yang dilakukan bersama Kepala Dinas Sosial dan PMD Babel, Kepala PT Pos Indonesia, Kepala Perum Bulog Bangka dan PT DNR sebagai transporter, di Rumah Dinas Gubernur Babel, Sabtu (24/07).


Gubernur Erzaldi mengatakan alasan penggunaan data nasional dalam penyaluran ini karena data nasional jumlahnya lebih banyak daripada data daerah, terlebih mendapat tambahan data lagi.


Sesuai instruksi dari Presiden, tambahan Bantuan Beras PPKM 2021 ini disalurkan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) dan 10 juta KPM Program Keluarga Harapan (PKH) sesuai data yang terima dari Kemensos.


Kepala Perum Bulog Bangka sebagai fasilitator masyarakat untuk mendapatkan bantuan beras sejumlah 10 kilogram ini, pada kesempatan ini menyampaikan data sementara yang didapat dari Kementerian Sosial. 

Data KPM di Babel totalnya sebanyak 80.493 dengan rincian : 

1. PKM PKH : 24.274

2. PKM BST : 29.816

3. BPNT : 26.403


Penyaluran bantuan beras dalam pelaksanaannya, dikatakan Kepala Bulog subdrive Bangka, Taufiqurokhmah, akan dilaksanakan oleh PT DNR (Dos Ni Roha) sesuai penunjukan Perum Bulog Pusat.


"Kami telah menyiapkan petugas pengawal penyaluran beras ini untuk mengawal personil dari DNR mulai komoditi keluar gudang, hingga diterima oleh penerima manfaat," jelas Taufiqurokhmah.


Kepala Perwakilan DNR, Fery, mengatakan DNR sebagai transporter ini akan mendistribusikan beras hingga door to door.

"Sesuai juknis yang sudah disampaikan Perum Bulog kepada kami," ungkap Feri. 


"Saya mau, data by name by address disinkronkan dulu bersama DinsosPMD agar semua pihak memegang data dan narasi yang sama," tegas Gubernur Erzaldi. 


"Berarti pekerjaan ini selesai oleh DNR, jika sudah sampai door to door," ungkapnya lagi. 


Walau demikian, secara teknis Gubernur Erzaldi juga akan meminta dukungan personil Babinsa dan Babinkantibmas dari kepolisian dan TNI untuk mengawal pelaksanaannya yang akan dimulai pada Senin (26/07) ini. 


"Saya minta, data yang telah diserahkan, diberikan kepada KadinsosPMD Babel sebagai laporan progres pelaksanaan penyaluran, ini harus disampaikan," tegasnya. 

 

Usai rakor penyaluran bantuan beras ini, Gubernur Erzaldi mengatakan akan melanjutkan rakor pembahasan kebijakan penanganan covid-19 bersama Forkopimda bersama Bupati dan Walikota se Babel. 


"Para Bupati dan Walikota untuk ikut bersama-sama, jangan nanti kita saling menyalahkan karena perbedaan narasi data," ungkapnya mengatakan bahwa mekanisme penyaluran bantuan beras ini akan disampaikan dalam rakor yang dijadwalkan sabtu, pukul 14.30.


"Saya tidak tega mendengar Babel masuk PPKM IV, bagaimana ketika semua harus ditutup karena lonjakan pasien positif. Padahal, ekonomi Babel naik, keinaikannya mencapai 5%," ungkapnya.



MEDSOS WOWBABEL