Pantau Langsung Bantuan ke Masyarakat, Ini Bentuk Bantuan Selama PPKM di Babel

ADVERTORIAL    •    Senin, 26 Juli 2021 | 13:32 WIB
Lokal
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com — Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Masyarakat (PPKM) akan  berimbas kepada kebutuhan sehari-hari masyarakat. Untuk itu, selama pemberlakuan PPKM Level 3 dan 4, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama Forkopimda selain menyerahkan langsung bantuan ke penerima juga memantau langsung bantuan agar tepat sasaran.

 

Bantuan yang akan diserahkan kepada masyarakat umum dan warga menjalani isolasi mandiri berupa obat-obatan, kebutuhan pokok, hingga bantuan tunai dari seluruh program bantuan pemerintah dalam masa pandemi Covid-19. 

 

"Senin petakan lokasinya dan hari ini juga dibagikan  langsung. Kami (Forkopimda Babel) akan hadir langsung saat penyerahan bantuan," ujar  Erzaldi Rosman seraya mengatakan dirinya sudah berkomunikasi langsung dengan Kepala Bulog Subdirve Bangka, Taufiqurikhmah melalui meeting Zoom, Senin (26/6/2921).

 

Selain Bulog yang memberikan bantuan berupa beras sejak 19 Juli 2021 kepada Program Keluarga Harapan (PKH), PT Pos juga menyerahkan bantuan berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT). Atas rencana PT Pos tersebut, gubernur menginginkan agar penyaluran bantuan tunai dan beras dapat dilakukan secara bersamaan.

 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Babel, Fahma Sari Fatma menegaskan, pihaknya mendukung sepenuhnya kebijakan Pemprov. Babel menghadapi PPKM level 3 dan 4 di seluruh wilayah Babel. Dukungan yang diberikan DJPb melalui beberapa aturan baru yang dikeluarkan oleh pusat.

 

Dikatakan Fahma, dengan adanya ketentuan PMK nomor 69/PMK.07/2021, di mana akan memudahkan daerah mempercepat pengajuan penyaluran dana. Dalam PMK itu disebutkan untuk percepatan permintaan penyaluran, maka surat pengantar cukup ditandatangani oleh BPKAD/DPMD berdasarkan penunjukan dari bupati/walikota.

 

"Segera mengajukan percepatan penyaluran dana desa berupa skema penganggaran atau  8 persen, BLT desa dan non BLT desa. Kemudian, permintaan penyaluran dana desa tidak perlu menunggu semua desa siap. Untuk itu, segera lah mengajukan permintaan penyaluran BLT desa untuk penyaluran sampai dengan bulan September 2021 pada bulan Juli 2021," ujarnya. (*)

 



MEDSOS WOWBABEL