Borong Durian dan Kacang Rebus, Strategi Kapolres Babar agar Pedagang Segera Pulang

Chairul Aprizal    •    Kamis, 29 Juli 2021 | 11:11 WIB
Lokal
Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto SIK SH MH memborong durian dari pedagang di kawasan depan SMPN 1 Muntok saat melakukan penertiban PPKM Level 4 di Kota Muntok dan sekitarnya.(rul/wb)
Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto SIK SH MH memborong durian dari pedagang di kawasan depan SMPN 1 Muntok saat melakukan penertiban PPKM Level 4 di Kota Muntok dan sekitarnya.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto menggunakan strategi jitu untuk mendisiplinkan masyarakat dan pedagang yang berjualan malam hari pada masa status PPKM Level 4, Rabu (28/07/2021) malam di Seputar Kota Muntok.

Operasi Penertiban tim gabungan Kapolres Bangka Barat, bersama Kabag Ops, Kapolsek Muntok, Wadanpos TNI AL Muntok, Satgas Covid-19 dan personel Satpol PP Kabupaten Bangka Barat.

Sembari keliling meminta seluruh pedagang yang masih buka di jam malam ini, Kapolres Bangka Barat memberikan peringatan untuk segera tutup dan diberikan batas waktu hingga pukul 21.00 WIB.

Peringatan yang humanis tim gabungan juga diiringi dengan memberikan sanksi ringan kepada masyarakat yang tidak memakai masker saat keluar dengan hukuman push up, dan membacakan Pancasila.

Tidak hanya itu AKBP Agus Siswanto yang menghampiri pedagang durian di pinggir jalan raya kawasan depan SMP Negeri 1 Muntok itu meminta untuk pulang dengan cara memborong jualan durian tersebut.

Begitupula dengan pedagang kacang rebus yang tampak masih sepi pembeli itupun ikut diborong oleh kapolres dan dibantu jualannya agar cepat habis sehingga segera pulang karena situasi pandemi dalam kondisi PPKM level 4.

"Mengawasi betul secara ketat PPKM Level 4 di sini namun tetap tindakannya pakai persuasif ya. Kita didampingi TNI, Satpol, Satgas dari PMI semua berjalan lancar," ungkap Agus.

AKBP Agus menuturkan sekitar 70 persen masyarakat menerima imbauan yang disampaikan tersebut dibandingkan yang sebelumnya masih sangat rendah.

"Mungkin paling rendah kita di Bangka ini. Ya kadang kita bantu pedagang kecil (borong-red) supaya cepat pulang sebagai salah satu strategi," tukasnya.(rul/wb) 






MEDSOS WOWBABEL