PPKM Tak Pengaruhi Produksi Timah Indonesia

Tim_Wow    •    Jumat, 30 Juli 2021 | 13:30 WIB
Ekonomi
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

LONDON,www.wowbabel.com -- Produksi timah Indonesia belum terpengaruh PPKM oleh pemerintah untuk mengatasi penularan COVID-19 yang meningkat. Pengetatan yang tegas hanya diberlakukan di Jawa-Bali. Sedangkan produksi timah di Indonesia berada di Bangka Belitung dan Riau di Pulau Sumatera. 

"Kasus COVID-19 varian delta meningkat di Asia, sejauh ini hanya ada sedikit dampak terhadap timah," kata James Willoughby analos pasar Asosiasi Timah Internasional (ITA) dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7/2021) malam.

"Meskipun ada pembatasan di pulau-pulau utama Jawa dan Bali, produksi Indonesia sebagian besar di Bangka dan Belitung belum terpengaruh," ujarnya.

Asosiasi memperkirakan pengiriman timah Indonesia kemungkinan akan berada pada level yang sama dengan Juni. Sebab kebijakan pengetatan di Indonesia jika kasus COVID -19 meningkat, pabrik peleburan timah diklasifikasikan sebagai perusahaan esensial yang bisa beraktifitas karena berorientasi ekspor.

Sedangkan di Malaysia, perusahaan peleburan MSC tetap dalam keadaan force majeure, tanpa batas waktu yang jelas dapat memulai kembali operasi.

"Namun terlepas dari kendala pasokan dan masalah pengiriman sehingga ini harga timah mencapai rekor tertinggi ada sedikit tanda bahwa permintaan timah melambat," kata James.

Data resmi Kementerian Perdagangan Indonesia pada bulan Juni ekspor timah olahan Indonesia mencapai 5.622,8 ton. Jumlah ekspor Indonesia Ini 4,9% lebih tinggi dari 5.359,7 ton yang diekspor bulan sebelumnya.  Sedangkan harga timah dunia untuk kontrak tiga bulan masih berada di atas 34.600 Dolar AS per metrik ton sekaligus mencatat rekor harga tertinggi dalam dasawarsa terakhir. (*)



MEDSOS WOWBABEL