Gubernur, Kapolda dan Danrem Pura-pura Jadi Pengunjung Cafe, Cek Penerapan PPKM

ADVERTORIAL    •    Minggu, 01 Agustus 2021 | 18:06 WIB
Lokal
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)

PANGKALPINANG.wowbabwl.com --  Gubernur Bangka Belitumg Erzaldi Rosman bersama Kapolda Irjen Pol Anang Syarif Hidayat dan Brigjen TNI M Jangkung Widyanto serta Danrem 045 Garuda Jaya kompak. Ketiganya pura-pura sebagai pengunjung cafe saat memantau pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah cafe di Pangkalpinang, Sabtu (31/8/2021) malam.

Gubernur bersama Kapolda dan Danrem semata-mata  tak mau membuat suasana  gaduh pengunjung cafe bila menggunakan cara protokoler. Bahkan Kapolda Babel Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat mengendari sendiri mobil pribadinya membawa gubernur dan Danrem saat kunjungi Warkop Papa dan Warung Milenial di Jalan Hamidah Pangkalpinang itu.

Tidak hanya memastikan operasional cafe dan aktivitas masyarakat saja, tetapi juga memastikan seluruh jajaran melakukan sosialisasi ke segala lini.

 "Ini masih terlalu padat, silakan dikurangi 50 persennya lagi, jangan lagi menggunakan tanda silang di meja atau kursi tetapi dikeluarkan dari areal cafenya," ungkap Erzaldi agar pengunjung bisa membatasi diri.

Kedua cafe ini, menurut Erzaldi masih harus mengurangi 50 persen pengunjung langsung dari yang tampak malam ini dan lebih menerapkan take a way  (pesan dibawa pulang) atau delivery service  (pesan antar).

"Tetap diusahakan longgar pengunjung, utamakan pengantaran pesan ke ke rumah atau dibawa pulang saja," ungkapnya. 

Untuk hiburan,  Erzaldi juga mengingatkan agar para pemain musik tetap menggunakan masker dan menyesuaikan bagi penyanyinya. 

Kapolda Bangka Belitung mengatakan hal serupa, bahwa kursi panjang akan membuat pengunjung duduk berdekatan. Akan lebih baik menurutnya untuk menggunakan kursi satuan saja. 

"Diangkat saja meja dan kursi yang disilang, agar tidak digunakan. Penerapan PPKM level empat jangan membuat kita sedih, karena ini bisa menjadi atensi untuk mendapatkan vaksin lebih cepat," tambah Kapolda.

Rahmat, pengelola Warkop Papa, yang menyambut langsung kehadiran jajaran Forkopimda Babel ini mengatakan kesiapan menjalankan usahanya menyesuaikan dengan aturan PPKM level 3 serta evaluasi yang disampaikan. 

"Kami last order pukul 21.00, pak," ungkapnya menceritakan salah satu penerapan yang sudah dilaksanakan sejak disosialisasikannya PPKM Level 3 ke Warkop Papa. 

"Terima kasih sudah diperhatikan, kami akan melaksanakan evaluasi yang sudah disampaikan oleh pak gubernur, pak kapolda dan pak danrem," ungkap Rahmat.(adv/*) 



MEDSOS WOWBABEL