Sawi, Kangkung dan Bayam Sebabkan Pangkalpinang Deflasi

Tim_Wow    •    Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:19 WIB
Ekonomi
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Selama bulan Juli 2021, Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami deflasi.

Deflasi disebabkan karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks di beberapa kelompok pengeluaran. Andil  terbesar disumbang oleh komoditas sawi hijau, kangkung, dan bayam.

“Kota Pangkalpinang, pada Juli 2021 deflasi sebesar 0,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 104,63. Deflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 0,60 persen dengan IHK 109,89 dan terendah di Maumere dan Samarinda sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing 106,65 dan 105,69,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel, Senin (2/8/2021).

Dwi Retno menambahkan, deflasi di Pangkalpinang disebabkan karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks di beberapa kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,13 persen; kelompok transportasi sebesar 0,02 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,31 persen.

Sedangkan inflasi terjadi di kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,26 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,16 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,01 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,46 persen; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,24 persen.

Tahun kalender Juli 2021 mengalami inflasi sebesar 1,15 persen dan tahun ke tahun (Juli 2021 terhadap Juli 2020) juga inflasi sebesar 1,48 persen.

Komponen energi pada Juli 2021 tidak mengalami perubahan indeks dengan IHK 101,08. Sedangkan komponen bahan makanan deflasi sebesar 1,66 persen dengan IHK 106,98. (*)



MEDSOS WOWBABEL