Langgar PPKM, THM Insanity KTV Ditertibkan Polres Pangkalpinang

Firman    •    Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:56 WIB
Lokal
Para pengunjung THM Insanity KTV & Lounge yang terjaring razia Polres Pangkalpinang.(ist)
Para pengunjung THM Insanity KTV & Lounge yang terjaring razia Polres Pangkalpinang.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  - Aparat Polres Pangkalpinang merazia dan menindak tegas Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

Penindakan tegas terhadap THM Insanity KTV & Lounge tersebut, lantaran masih nekat beroperasi atau buka di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Pangkalpinang. 

Sebelumnya tempat hiburan malam (THM) Insanity KTV & Lounge yang berada di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, tepatnya dibelakang Hotel Griya Tirta itu sudah ditempeli stiker besar bertuliskan keputusan Gubernur Bangka Belitung nomor 188.44/697/BPBD/2021 tanggal 2 Juli 2021 tentang PPKM.

Namun meski sudah ditempel stiker besar bertuliskan Keputusan Gubernur Bangka Belitung tersebut, tempat hiburan malam (THM) Insanity KTV & Lounge masih nekat beroperasi. 

Sejumlah aparat kepolisian yang datang tiba-tiba membuat para pengunjung kaget setengah mati, irama music remix pun langsung senyap. Satu per satu baik pengunjung dan pekerja Insanity KTV & Lounge langsung diperiksa baik identitas maupun barang bawaannya. Sejumlah pengunjung yang kedapatan tidak membawa identitas langsung dibawa ke Mapolres Pangkalpinang, guna dilakukan pemeriksaan dan pendataan. 

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, AKP Andri Eko Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan  atensi pimpinan, selama masa pendemi Covid-19 ini disinyalir masih ada tempat hiburan malam di Kota Pangkalpinang yang masih buka diam-diam. 

"Kita ketahui bersama dalam kebijakan pemerintah yang diatur dalam inmendagri dan SK Gubernur sudah jelas mengatur PPKM Level 3 dan Level 4 semua THM harus tutup atau wajib tutup," katanya, Rabu (4/8/2021).

Ia juga menyebutkan, dari hasil kegiatan di lapangan memang benar masih ada ditemukannya THM Insanity yang masih nekat beroperasi sehingga pihaknya akan memeriksa manager, karyawan dan pengunjung. 

"Ada delapan orang tidak membawa identitas, dan kami juga meminta keterangan terkait masih beroperasinya kegiatan di THM tersebut," ujar Kabag Ops. 

Dijelaskannya, dalam melakukan tindakan penertiban THM yang membandel pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan steakholder terkait. 

"Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, karena ini kebijakannya sudah jelas dan merupakan atensi pimpinan," tukasnya.(fn/wb)




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL