Kepergok Bawa Bom Ikan, Dua Nelayan Diamankan Ditpolairud Polda Babel

Firman    •    Senin, 09 Agustus 2021 | 21:16 WIB
Lokal
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan dua orang nelayan yang diduga membawa bahan peledak tanpa izin dan diduga kuat akan digunakan untuk menangkap ikan.(ist)
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan dua orang nelayan yang diduga membawa bahan peledak tanpa izin dan diduga kuat akan digunakan untuk menangkap ikan.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan dua orang nelayan yang diduga membawa bahan peledak tanpa izin dan diduga kuat akan digunakan untuk menangkap ikan.

Keduanya yakni JI (41) dan MN (47) mereka diamankan di perairan Pulau Tinggi Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (06/8/2021) sekira pukul 03.00 WIB.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes A Maladi mengatakan, penangkapan terhadap dua orang nelayan tersebut, karena membawa bahan peledak tanpa izin dan diduga kuat akan digunakan untuk menangkap ikan.

"Saat diamankan Tim Baharkam Korpolairud BKO Mabes Polri bersama Unit Opsnal Subdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Babel, keduanya kedapatan membawa bahan peledak tanpa izin," kata Maladi, Senin (9/8/2021).

Dikatakan Maladi penangkapan keduanya bermula adanya informasi yang didapatkan tim dari masyarakat, kemudian tim langsung bergerak menuju Perairan Pulau Tinggi Kabupaten Bangka Selatan dan melakukan penangkapan.

Selain kedua tersangka, Tim Polairud juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya, yakni 2 ember yang berisi pupuk yang sudah dicampur dengan bensin dan dihaluskan serta mengandung nitrat, dan 11 botol kaca yang sudah kosong, 1 bungkus plastik berisikan serbuk warna hitam diduga mesiu, 1 ball plastik warna putih ukuran 2 kg, 1 potong busa sterofoam, 1 gulung lakban warna coklat, 2 gulung lakban warna hitam, 12 bungkus kotak rokok.

"Jadi tidak hanya tersangka dan barang bukti tadi ada juga terdapat 1 gulung tali nilon warna orange, 1 buah dakor selam, 2 buah kaca mata selam, 1 buah kompresor, 1 unit kapal GT 2 tanpa nama, 10 batang garu dan 1 batang kayu," ujarnya.

Lanjutnya, Unit Opsnal Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Babel juga melakukan penangkapan terhadap 1 unit kapal GT 2 tanpa nama yg dinahkodai oleh tersangka JI dan bersama pemilik bahan peledak atau bom ikan dengan tersangka MN.

"Kedua tersangka dan barang bukti saat ini sudah diamankan dan dibawa ke Ditpolairud Polda Babel dan diserahkan ke penyidik untuk dilakukan proses lebih lanjut," ungkapnya.

Atas perbuatannya keduanya dikenakan pasal 1 ayat 1 dan 2 undang-undang darurat No 12 tahun 1951, karena diduga telah melakukan tindak pidana dengan membawa dan mempergunakan bahan peledak dengan jenis bom ikan tanpa hak atau tanpa ijin.(fn/wb)


 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE