Harga Timah Turut Dongkrak Surplus Neraca Perdagangan Indonesia

Tim_Wow    •    Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:01 WIB
Nasional
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

JAKARTA, www.wowbabel.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada bulan Juli 2021  mencetak surplus sebesar US$ 2,59 miliar. Surplus neraca perdagangan didorong oleh nilai ekspor yang lebih besar daripada nilai impor.

“Terjadi karena pada Juli 2021 nilai ekspor tercatat US$ 17,77 miliar dan impor tercatat US$ 15,11 miliar,” ujar Kepala BPS Margo Yuwono, Rabu (18/8/2021) via video conference. 

Margo Yuwono mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia surplus pada Juli salah satu disebabkan harga komoditas yang naik seperi harga timah.

Secara rinci, Margo mengungkapkan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) di pasar dunia naik dari US$ 70,23 per barel pada Juni 2021 menjadi US$ 72,17 per barel pada Juli 2021

Kemudian, dari sisi komoditas nonmigas, yang mengalami peningkatan cukup besar pada Juli 2021 dibandingkan Juni 2021 diantaranya batubara, minyak kelapa sawit, dan timah. Harga timah meningkat besar, secara bulanan 4,67% dan secara tahunan meningkat 94,74%.

Kenaikan harga timah yang mencatat rekor tertinggi saat memasuki perdagangan semester kedua 2021, harga timah di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)  yakni US$35.600 per metrik ton. 

Faktor yang mempengaruhi kenaikan harga timah antara lain isu ketatnya pasokan timah, akibat dari merebaknya covid-19 varian Delta di Asia. Gangguan pada aktivitas pertambangan dan pabrik peleburan di sejumlah negara produsen utama timah seperti Tiongkok, Myanmar, dan Malaysia, dan Indonesia.

Logam timah  di pasar logam dasar menjadi bintang industri logam  tahun ini. Timah justeru menembus harga tertinggi baru sepanjang masa di pasar London dan Shanghai ditengah upaya pemulihan harga logam lainnya.

Harga timah kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME) pekan lalu menyentuh US$35.955 per ton, melampaui rekor sebelumnya US$33.600 sejak 2011.

Seluruh dunia mencari peningkatan pasokan dari Indonesia, eksportir terbesar dunia, dan Malaysia. Namun ekspor timah Indonesia tahun ini tetap landai dibandingkan tahun lalu, hanya naik 2% menjadi 39.000 ton dalam tujuh bulan pertama tahun 2021. (wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL