Mengenal Vaksin Moderna, Vaksin Ketiga untuk Nakes

Tim_Wow    •    Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:05 WIB
Nasional
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Pemerintah Indonesia telah menerima hibah Vaksin COVID-19 Moderna dari Covax Facility sebanyak 8 juta dosis.

Vaksin Moderna diperuntukkan sebagai vaksin dosis ketiga (booster) bagi tenaga kesehatan atau nakes yang akan diberikan minimal 3 bulan setelah dosis kedua. Ini berdasarkan rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) dengan Surat Nomor 71/ITAGI/Adm/VII/2021 tanggal 8 Juli 2021.

Tak hanya itu, Moderna akan diperuntukkan bagi publik yang belum mendapatkan vaksinasi sama sekali, khususnya ibu hamil atau masyarakat yang memiliki komorbid. Pemberian vaksin diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval empat minggu.

Disebutkan dari berbeberapa sumber Vaksin Moderna adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19. Vaksin Moderna atau mRNA-1273 dikembangkan sejak Januari 2020 oleh Moderna and Vaccine Research Center at the National Institute of Allergy and Infectious Disease (NIAID) di Amerika.

Vaksin ini jenis vaksin mRNA (messenger RNA) yang tidak menggunakan virus yang dilemahkan atau dimatikan, melainkan menggunakan komponen materi genetik yang membuat sistem kekebalan tubuh memproduksi spike protein. Protein tersebut merupakan bagian dari permukaan Virus Corona.

Spike protein akan memicu sistem imun untuk menghasilkan antibodi yang bisa melindungi tubuh saat terinfeksi Covid-19.

Vaksin ini juga telah mendapatkan izin penggunaan darurat untuk mencegah infeksi COVID-19 pada orang dewasa usia di atas 18 tahun. Dari uji klinis yang sudah dilakukan, vaksin ini menunjukkan nilai efikasi, yaitu efek perlindungan terhadap COVID-19, sebesar 94,1%.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mendapatkan Vaksin Moderna, di antaranya: 

Vaksin Moderna diperuntukkan bagi orang dewasa sehat yang berusia di atas 18 tahun. Belum diketahui efektivitas dan keamanan vaksin ini untuk anak usia di bawah 18 tahun.

Beri tahu dokter jika Anda menderita sistem imun lemah atau sedang menggunakan obat imunosupresan.

Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani cuci darah atau baru saja menjalani transplantasi organ.

Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. Belum diketahui efektivitas dan keamanan pemberian vaksin ini pada kondisi tersebut.

Beri tahu dokter tentang obat-obatan yang sedang Anda digunakan, termasuk suplemen dan produk herbal.

Penyuntikan Vaksin Moderna dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak 28 hari. Vaksin ini akan disuntikkan ke dalam otot (intramuskular/IM).

Beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menerima vaksin Moderna adalah: Nyeri, bengkak, atau kemerahan di area bekas suntikan, rasa lelah, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, menggigil, mual dan muntah serta demam.

Disarankan segera ke dokter jika keluhan tersebut tidak kunjung reda atau semakin berat. (bbs/*)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE