Polda Babel Identifikasi Penerima Ganja Kering 30 Kg

Firman    •    Senin, 06 September 2021 | 17:40 WIB
Lokal
Caption: Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Babel Kombes (Pol) Achmad Yanuari Insan. (IST)
Caption: Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Babel Kombes (Pol) Achmad Yanuari Insan. (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com --  Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bangka Belitung terus melakukan pengembangan penerima ganja kering seberat 30 kilogram yang dibawa oleh pelaku GM (26) warga jalan Pahlawan 12 Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

"Kita akan terus kembangkan melalui jaringan teknologi yang ada, barang haram itu akan diberikan GM kepada siapa," kata Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Babel Kombes (Pol) Achmad Yanuari Insan, Senin (6/9/2021).

Diakui Achmad Yanuari kemungkinan ganja kering seberat 30 kilogram yang diamankan itu rencananya akan diedarkan di wilayah Pulau Bangka.

"Makanya wakru barang sampai di Muntok, kita langsung cegat pelaku, lalu yang bersangkutan dan pemilik barang langsung memutuskan kontaknya," ujarnya.

Selai itu dijelas Achmad Yanuari pihaknya saat ini sudah mengindetifikasi siapa penerima barang tersebut.

"Kita sudah mengindetifikasi siapa penerima barang itu disini, dan saat ini sedang kita kembangkan serta masih terus mendalami lagi keterlibatan jaringan ini," ucap Dirnarkoba

Selain itu disampaikan Dirnarkoba, menurut pengakuan pelaku GM ia baru pertama kali menjadi kurir narkoba ini.

"Kalau pengakuan pelaku baru sekali ini menjadi kurir narkoba ganja kering ini, dan satu kali membawa barang haram ini pelaku GM mendapatkan upah sebesar Rp20 juta rupiah," ujar Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Babel Kombes (Pol) Achmad Yanuar

"Saat ini dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan hanya sebagai kurir yang. membawa ganja kering dari Sumatera Selatan ke Pulau Bangka," katanya.

Dikatakannya, pelaku ini berangkat sendiri dari Pangkapinang ke Sumatera Selatan dengan menggunakan mobil Kijang Innova untuk mengambil ganja tersebut.

"Pelaku mengaku ke Sumatra Selatan sendiri untuk mengambil ganja kering itu, setelah mengambil barang kemudian pelaku langsung kembali lagi ke Bangka," ujarnya.

Selain itu menurut pengakuan pelaku ia mendapatkan upah 20 juta rupiah untuk  sekali bawa barang ganja dari Sumatera Selatan ke Pulau Bangka.

"Kami akan terus menelusuri lebih jauh betul apa tidak, pelaku ini mendapatkan upah 20 juta sekali membawakan barang haram tersebut," ujar Dirnarkoba.

Tidak hanya lanjut Dirnarkoba, pihaknya akan melihat bukti transfer uang di rekening pelaku.

"Kita akan melihat bukti transfer uang yang diterima pelaku benar atau tidak pelaku ini mendapatkan upah 20 juta, untuk sekali bawa ganja itu," katanya.

Sebelumnya Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Provinsi Bangka Belitung berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis ganja kering seberat 30 kilogram.

Narkoba jenis ganja kering tersebut, diamankan polisi dari pelaku bernama Gm (26) warga Jalan Pahlawan 12 Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (5/9/2021) dini hari.

Rencananya narkoba jenis ganja yang diamankan dari tangan GM itu akan diedarkan di wilayah Pangkapinang, pengakuan pelaku narkoba jenis ganja kering tersebut berasal dari Sumatera Selatan, dan akan dibawa ke Pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api, menuju pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Kabupaten Bangka Barat. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE