Umardani Minta Satgassus Berlari Kejar Target Vaksinasi

Tim_Wow    •    Kamis, 09 September 2021 | 20:14 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Kepala Satuan Tugas Khusus (Stagasus) Vaksinasi Provinsi Bangka Belitung Brigjen Pol Umardani harus mengambil langkah yang luar biasa untuk mencapai target vaksinasi Covid-19 di Bangka Belitung. Sebab capaian vaksinasi hingga 7 September 2021 masih di bawah harapan.

Oleh sebab itu Umardani meminta Satgasus Vaksinasi Babel dan seluruh pihak untuk berlari kencang mengejar target vaksinasi.

"Jangan puas, upaya ini harus ditingkatkan lagi untuk mempercepat vaksinasi. Yang larinya belum kencang untuk dikencangkan dan massifkan koordinasi dengan stakeholder yang ada," kata Umardani saat rapat Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19,  Rabu (8/9/2021).

Umardani berharap Satgassus Vaksinasi Babel dapat mengambil langkah luar biasa untuk vaksinasi ini, seperti menyambangi kediaman kelompok lansia atau menggunakan mobil vaksinasi keliling.

Diapun meminta jajaran kabupaten atau kota dan Polres di Babel memberdayakan mobil dinasnya untuk dijadikan mobil vaksinasi keliling.

"Saya minta percepatan penggunaan Vaksin Moderna, stok Vaksin Moderna saat ini masih 30% dari total sisa vaksin keseluruhan," ungkapnya.

Umardani dalam paparannya menyampaikan capaian vaksinasi dari tanggal 23 Agustus hingga 7 September 2021 sebesar 124.329 dosis vaksin.

"Melihat data tersebut, kita harap segera terwujud herd immunity bagi masyarakat Babel. Oleh karenanya, kita harus lebih semangat lagi. Karena ini bukan kerja Polri, ini bukan kerja TNI, ini bulan kerja pemda, namun kerja keras kita semua," tegasnya.

Dengan dibentuknya Satgassus Vaksinasi per tanggal 23 Agustus 2021, dijelaskan jenderal bintang satu tersebut itu juga, terjadi kemajuan dalam hal peningkatan vaksinasi kepada masyarakat sebanyak 24.700 dosis.

Umardani yang juga menjabat Wakapolda Babel menyinggung keterbatasan jumlah Aplikasi P-Care di daerah, sehingga menghambat kegiatan laporan. Dia berharap unsur pelaksana Satgassus Vaksinasi melaporkan kegiatan vaksinasinya dengan data yang akurat dan tidak berbeda-beda (satu pintu).

"Niat kita semua melakukan ini agar Babel terbebas dari pandemi, sehingga masyarakat dapat beraktifitas seperti semula," pungkasnya.

Setelah melihat laporan tersebut, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah menyampaikan bahwa adanya progres positif saat membandingkan capaian vaksinasi sebelum dan sesudah pembentukan satgas.

Abdul Fatah dalam rapat menyoroti terkait kendala data vaksinasi yang masih kurang update. Data vaksinasi harus segera dicatat dan dilaporkan pada Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE), agar mendapat data secara real time.

"Hal ini yang kita harus kita evaluasi, sehingga pemerintah pusat tidak mengira capaian vaksinasi kita masih rendah," tutupnya. (*)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE