Empat Hektar Hutan Lindung Bakau Belo Laut Porak Poranda Dihajar Tambang Liar

Chairul Aprizal    •    Selasa, 14 September 2021 | 14:19 WIB
Lokal
Bekas aktivitas tambang liar di Hutan Lindung Bakau Tanjung Punai Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok.(rul/wb)
Bekas aktivitas tambang liar di Hutan Lindung Bakau Tanjung Punai Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kabid Perlindungan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup, dan Kehutanan) Provinsi Bangka Belitung, Bambang Trisula menyebutkan kerusakan bakau akibat penambangan ilegal di HL Tanjung Punai Dusun III, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, sudah mencapai 4 hektar.

Bambang mengatakan Operasi Represif yang dilaksanakan bersama tim gabungan, Selasa (14/09/2021), sudah melalui tahapan yang ada pada SOP kehutanan mulai dari penyadartahuan, preventif, persuasif dan terakhir represif.

"Hari ini sebenarnya kita sudah tindakan represif penegakan hukum jika memang ada tersangka dan BB kita bawa, jadi harapan ke depan agar masyarakat bisa lebih sadar karena kawasan hutan lindung yang sebetulnya harus kita jaga," tegasnya.

Bambang mengatakan kerusakan hutan lindung bakau di Belo Laut ini sudah diwacanakan program untuk perbaikan dan pemulihan melalui BPDAS HL Baturusa Cerucuk.

"Harapan ke depan mungkin ketika hutan lindung kita punya potensi bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan skema perhutanan sosial," ucapnya.

Meskipun tim gabungan tidak dapat menemukan tersangka karena diduga bocor maka yang perlu diantisipasi agar masyarakat atau penambang tidak kucing-kucingan masuk lagi untuk beraktivitas.

"Karena kita lihat jalur nelayan saja tidak bisa lagi masuk karena sudah banyak pohon-pohon bakau yang tumbang nanti tinggal KPHP kerjasama dengan polisi dan desa untuk patroli," tukasnya.

Bambang mengungkapkan bahwa aktivitas penambangan ilegal di hutan lindung ini kerusakan bakau sudah mencapai sampai 4 hektar.

"Informasi dari Kepala KPH jadi kerusakan bakau di HL Tanjung Punai ini kurang lebih tiga sampai empat hektar, sekarang ini yang sudah ditambang oleh masyarakat kalau luas keseluruhan kawasan HL ini sekitar 2 ribu hektar lebih," sebut Bambang.(rul/wb) 




MEDSOS WOWBABEL