Harga Timah di Bursa Berjangka Jakarta Antara 33.000-34.000 Dolar As Per Ton

Tim_Wow    •    Selasa, 14 September 2021 | 14:59 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Transaksi harga timah di Busa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) berada di kisaran US$33.000 – US$34.000 per metrik ton. Tren harga timah di bursa Indonesia tidak jauh berbeda dengan grafik harga di bursa komoditas dunia.

“Untuk saat ini harga transaksi timah yang terdaftar di BBJ berkisar di antara USD 33.000 - USD34.000 per metrik ton untuk kontrak timah dengan kode TLEAD300. Sedangkan jumlah total transaksi untuk semua jenis kontrak selama tahun 2021 telah mencapai hampir 30.000 ton,” kata Stephanus Pulus Lumintang Direktur JFX dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/9/2021).

Harga timah, menurut Paulus sangat tergantung kepada permintaan pasar apalagi dengan terkendalinya pandemi Covid-19 berpengaruh kepada pertumbuhan permintaan akan timah bagi industri elektornik dan semikonduktor. Oleh sebab itu harga timah sampai akhir tahun diperkirakan relatif stabil.

“Seiring dengan masa pandemi yang lebih terkendali, diperkirakan akan dapat menstimulus pertumbuhan  pemintaan timah di pasar. Kami memprediksikan harga timah hingga akhir tahun akan relatif bergerak dalam ruang harga  yang stabil,” ujarnya.

Menanggapi sempat turunya harga timah dunia, Paulaus melihat hanya bersifat sementara karena dipengaruhi oleh tingkat permintaan yang rendah. Namun jika melihat dalam jangka panjang harga timah masih memiliki trend bullish meskipun terbatas.

“Trend tersebut didukung karena pasokan timah yang sempat mengalami kendala akibat pembatasan yang harus dilakukan dalam upaya mengendalikan situasi dalam masa pandemi ini, khususnya di Indonesia,” ujar Paulus..

Dia menambahkan apabila kondisi pandemi sudah dapat dikendalikan,  permintaan akan timah dari Indonesai akan meningkat kembali  demikianpula dengan produksi.

JFX mulai meluncurkan perdagangan komuditas timah pada Agustus  2019. Adapun, ekspor yang memperdagangkan balok timahnya di JFX PT Timah Tbk., PT Refined Bangka Tin (RBT), dan PT Artha Cipta Langgeng (ACL).

Di laman resmi jfx.co.id ,  eksporti timah lainnya ada CV Venus Inti Perkasa, PT Cipta Mulia Persada,  PT Menara Cipta Mulia, PT Mitra Stania Prima  (MSP) PT Sinar Sejahera Perkasa. Sebagain besar eskportir ini berasal dari Bangka Belitung.

Perusahaan pembeli komoditi timah seperti Amalgamet Limited, Arroweta and Trading  AG, Denare PTE Ltd, Dominion Global Corp, Eco Tropical Resources PTE Ltd, Golden Prima Investment PTE Ltd, Indometal (London) Ltd, dan MIND ID Trading  PTE Ltd.

JFX1 mulai memperdagangkan komoditi pasar fisik timah murni batangan untuk pasar dalam negeri mulai Maret 2020. Perdagangan ini menjadi terobosan baru dalam perdagangan pasar fisik yang ada di JFX.

Peningkatan pada harga timah di JFX ini terjadi sepanjang awal tahun 2021, di bulan Januari harga timah berada di level US$ 20.075 per ton, dan sampai pada bulan April berada di posisi US$ 28.665 per ton. Sebelumnya harga timah fisik batangan di JFX sempat menembus harga US$ 32.500 per ton hingga US$34.000 per ton pada Agustus lalu.

Untuk  transaksi timah dalam negeri, rentang Januari- April 2021 saja, telah terjadi transaksi sebanyak 395 lot dalam 395 ton, dengan nilai transaksi di atas Rp 14,5 miliar. Sedangkan untuk perdagangan timah luar negeri, dalam rentang Januari hingga April 2021, telah terjadi transaksi sebanyak 2.513 lot dalam 12.586 ton. (wb)



MEDSOS WOWBABEL