Harga Timah di Bursa London Turun, Shanghai Malah Naik

Abeng    •    Selasa, 14 September 2021 | 08:09 WIB
Ekonomi
Ilustrasi.(dok)
Ilustrasi.(dok)

SHANGHAI,www.wowbabel.com -- Harga logam dasar pada penutupan pasar Senin (13/9/2021) petang di Pasar Shanghai dan London berbeda-beda. Untuk harga timah di Shanghai Futures Exchange (SHFE) masih naik. Berbeda depan pasar London, harga timah  ditutup turun 0,5%.

Harga aluminium masih mengungguli harga logam lainya yang terus ditren kenaikan tertinggi di tengah rumor pembatasan produksi di Yunnan. Tembaga Shanghai naik 2,52%, aluminium melonjak 4,38%,  timah naik 0,58%, dan nikel turun 2,24%.

Shanghai Metal Market  (SMM) dalam laporan Senin sore, harga timah yang paling banyak diperdagangkan ditutup naik 0,58% pada 255470 yuan per metrik ton dengan open interest turun 1168 lot. 

"Secara fundamental, produksi di smelter stabil, dan pasokan pasar kemungkinan akan mencukupi. Jika sisi permintaan dapat mencerna karena beberapa perusahaan hilir melaporkan musim pembelian  berpotensi reda," kata analis Pasar SMM.

Di Pasar LME harga timah pada penutupan sore hari  turun 0,5% menjadi 33.400 Dolar AS per metrik ton dari 33.640 Dolar AS metrik ton. 

Pasar timah melihat pasokan akan lebih membaik setelah adanya laporan ekspor timah olahan Indonesia melonjak 21,7% pada Agustus dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Ekspor timah olahan mencapai 7.497,19 ton pada Agustus, naik dari 6.158,67 ton tahun lalu dan 14,27% lebih tinggi dari Juli 2021. 

Selain Indonesia, Yunan Tin  pabrik timah olahan terbesar di China sudah mulai beroperasi secara normal kembali. (*)



MEDSOS WOWBABEL