Polisi Temukan Hantaman Benda Tumpul di Jenazah yang Ditemukan di Pantai Laut Padang

Aston    •    Selasa, 14 September 2021 | 13:32 WIB
Lokal
Caption: Polres Bangka Selatan melakukan olah TKP terhadap penemuan jenazah bibir pantai setempat, Selasa (14/9/2021) pagi. (as/wb)
Caption: Polres Bangka Selatan melakukan olah TKP terhadap penemuan jenazah bibir pantai setempat, Selasa (14/9/2021) pagi. (as/wb)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Warga Kampung Padang Toboali Kabupaten Bangka Selatan dihebohkan dengan sosok mayat tergeletak di bibir pantai setempat, Selasa (14/9/2021) pagi. 

Mayat laki-laki paruh baya itu ditemukan warga tergeletak di pasir bibir pantai Kampung padang tepatnya di bawah pepohonan dan terdapat perahu di samping mayat korban. Pria itu trrlihat  seperti sedang tidur menyamping namun sudah meninggal dunia. 

Mayat kemudian dibawa ke rumah sakit umum daerah setempat oleh pihak kepolisian setempat guna dilakukan visum. 

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Galih Widyo Nugroho mengatakan, identitas mayat diketahui bernama Baharudin kelahiran 1954 warga pendatang asal Sulawesi. 

"Hasil keterangan pihak terkait kalau yang bersangkutan tinggal di Jalan Sriwijaya Kelurahan Tanjung Ketepang, namun berdasarkan keterangan Kaling setempat kalau yang bersangkutan tidak memiliki rumah dan keluarga," ujar AKP Galih. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan Kartu berobat RSUD Basel dengan nomor medical record 087224.

Bungkusan obat warna ungu tua merk wan tong pegal linu, asam urat, nyeri lambung. Satu buah jam tangan warna kuning emas bergambar naga yang terpakai di lengan kiri jenazah. Uang dengan nominal Rp 62.000 di dalam saku jaket atas kiri. Handphone merk Samsung warna putih di dalam saku jaket kanan bawah.

Dari hasil Identifikasi mayat, mayat dalam keadaan terbaring menghadap ke sebelah kanan dengan menggunakan masker biru jaket rompi hijau dan ditemukan bekas muntahan pada mulut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan visum di RSUD bahwa ditemukan benjolan pada kepala dan luka lecet di punggung akibat benturan benda tumpul," ungkapnya.

Lanjutnya, berdasarkan Keterangan saksi bahwa bahwa pada hari Senin (13/9) sore sekitar pukul 15.00 WIB ada saksi sempat bertemu dengan Korban di TKP dengan Kondisi Terjatuh. 

"Setelah itu diberi Pertolongan dan korban menceritakan kalau habis mengkonsumsi minuman keras, kemudian Saksi membiarkan Korban istirahat di Lokasi," tutur Galih.

Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban dan terus melakukan penyelidikan. 

"Sementara belum dapat ditentukan sebab kematian karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam (Otopsi)," tukasnya. (as/wb)



MEDSOS WOWBABEL