ASN Pemkot Pangkalpinang Jadi Pengedar Ganja, DPRD Minta Wali Kota Tegas

Hendri Dede PKP    •    Rabu, 15 September 2021 | 16:18 WIB
Lokal
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tersiar kabar adanya oknum ASN Pemkot Pangkalpinang diduga terlibat sebagai pengedar narkoba, Ketua Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang Zufriady, akui harus ditindak tegas dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, Zufriady juga menegaskan tidak ada toleransi bagi oknum ASN apabila terlibat dalam kasus narkoba atau terbukti menjadi pengguna serta pengedar narkotika. 

"Sebelumnya cek dan ricek kebenarannya, kalau memang benar oknum ASN ini selaku pengedar narkoba  ganja, diselidiki dulu motifnya, apakah kebutuhan ekonomi atau memang bisnis memperkaya diri," kata Zufriady, Rabu (15/9/2021). 

"Kalau terindikasi sebagai pengedar, suka tidak suka harus ditindak. Tiada maaf bagimu, hukum harus berjalan," tukasnya.

Zufriady bilang, pemerintah kota setempat harus memberikan tindakan tegas kepada yang bersangkutan jika memang terbukti bersalah. Sebab, katanya, tidak ada toleransi bagi oknum ASN terlibat dalam kasus narkoba.

"Tidak ada toleransi apabila terbukti jadi pengedar. Apalagi kalau ASN harus diistirahatkan dan dilimpahkan ke pihak berwajib, untuk diproses lebih lanjut. Pelaku harus diberikan shock terapi agar ASN lain tidak ikut memakai dan mengedarkan narkoba, walikota harus tegas," katanya. 

Di sisi lainnya, Ketua Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang ini meminta Pemkot setempat untuk kembali mengadakan tes urin narkoba, kepada para ASN dan PHL di Kota Pangkalpinang. 

"Kita harus perang terhadap narkoba dan harus bersikap tegas apalagi pengedar seluruh jenis narkotika, suka tidak suka harus kita tindak. Kami meminta pak wali kota, untuk mengadakan tes urine yang kemudian diserahkan kepada kepala OPD terkait untuk pelaksanaanya," pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, 14 September 2021, Tim Kalong Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkapinang berhasil membekuk tiga orang yang diduga sebagai pengedar narkoba, jenis ganja.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial DG (23), VM (35) laki-laki dengan status Pegawai Negeri Sipil di Pemkot Pangkalninang, dan RP (27). (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL