Radmida: Vaksinasi Terus Dikejar

Hendri Dede PKP    •    Rabu, 15 September 2021 | 23:25 WIB
Lokal
Tim Supervisi Satgassus Provinsi Bangka Belitung berkunjung ke Posko Satgas Vaksinasi Kota Pangkalpinang, Rabu (15/9/2021).
Tim Supervisi Satgassus Provinsi Bangka Belitung berkunjung ke Posko Satgas Vaksinasi Kota Pangkalpinang, Rabu (15/9/2021).

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dawam memaparkan percepatan vaksinasi kepada Satgassus Provinsi Bangka Belitung. Hal itu diutarakannya saat menerima Tim Supervisi Satgassus Provinsi Bangka Belitung ke posko Satgas Vaksinasi Kota Pangkalpinang, Rabu (15/9/2021). 

Radmida menjelaskan, Pemkot Pangkalpinang bakal merenovasi Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) untuk menambah tempat isoter. Di SKB nantinya memuat sekitar 30 kamar dengan masing-masing kamar dilengkapi kamar mandi. 

"Kami siap mendukung Satgassus dan kolaborasi bersama Wakil Satgassus ini sangat baik. Tiap malam selalu berkoordinasi dengan kami," ujarnya di hadapan Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Umar Dani selaku Wakil Satgassus Provinsi.

Radmida menambahkan, Wali Kota Pangkalpinang juga telah mengeluarkan surat edaran yang berisi ASN maupun PHL di lingkup pemkot yang belum paksinasi segera paksin dan membawa lima orang anggota keluarga untuk mendapatkan vaksin. Hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan vaksinasi. 

Menurut Radmida, wali kota sangat konsen dengan percepatan vaksinasi agar masyarakat punya ketahanan tubuh menangkal Covid-19 dan naik kembali perekonomian jika penyebaran pandemi berangsur menurun. 

"Kami terus membantu dalam hal ini mencapai herd immunity, karena pada 17 September nanti Hari Jadi Kota Pangkalpinang slogannya herd immunity," tambahnya. 

Radmida juga membeberkan vaksinasi terus dikejar, seperti beberapa OPD siang ini membawa pegawai dan keluarganya untuk menerima vaksinasi di fasilitas kesehatan. Dia pun mengapresiasi kerja Tim Satgassus Pangkalpinang yang telah gencar bertugas. 

"Mudah-mudahan kita bisa mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Pangkalpinang ini," tutupnya.(hen/wb) 




MEDSOS WOWBABEL