Tanggapi Mural, Jokowi : Saya Tidak Anti Kritik dan Kepolisan Jangan Berlebihan

Robby_Salim    •    Kamis, 16 September 2021 | 17:28 WIB
Nasional
Caption: Salah satu mural yang diduga mirip Joko Widodo di Pangkalpinang. (fn/wb)
Caption: Salah satu mural yang diduga mirip Joko Widodo di Pangkalpinang. (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menanggapi perihal mural terhadap dirinya yang belakangan ini mencuat perhatian publik.

Jokowi mengatakan tidak mempermasalahkan adanya kritikan yang pisualisasi melalui mural, Ia bahkan sudah menegur Kapolri Jenderal Sigit Sulistyo terkait tindakan represif  aparat.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar kepolisian tidak berlebihan menanggapi seni kritik mural tersebut.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri pertemuan dengan sejumlah pimpinan redaksi media di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (15/9/2021). Jokowi pun menegaskan bahwa dia sebagai presiden yang tidak anti kritik.

“Saya minta jangan terlalu berlebihan. Lebih dari itu saya dihina. Saya dibilang antek PKI, antek asing, aseng, planga plongo dan lain lain," tegas Jokowi.

Tak lama pernyataan Presiden Jokowi tidak mempermasalahkan terkait krititan seni melalui mural, muncul mural yang diduga mirip Presiden Jokowi di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Dalam mural tersebut, sosok yang diduga mirip presiden Jokowi digambarkan mirip badut yang berhidung merah dan mata tertutup masker.

Meskipun sudah ada teguran Presiden Jokowi terhadap kapolri agar tidak berlebihan menanggapi mural, Kasatreskrim Polres Pangkalpinang   AKP Adi Putra menaggapi akan melakukan lidik terhadap karya seni ini.

"Kami lidik dulu apa maksud dan tujuannya, karena kami tidak bisa berbicara asumsi atau mengikuti pengiringan opini orang," kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Kamis (16/9/2021).

Adi Putra Bersama tim naga sudah check ke lokasi dan mengatakan akan memproses hukum jika unsurnya terpenuhi. (rob/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE