Ini Sasaran Operasi Patuh Menumbing 2021

Firman    •    Senin, 20 September 2021 | 13:13 WIB
Lokal
Caption: Direktur Lalulintas Polda Babel Kombes (Pol) Hindarsono. (fn/wb)
Caption: Direktur Lalulintas Polda Babel Kombes (Pol) Hindarsono. (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menurunkan 316 personel gabungan dalam operasi patuh menumbing tahun 2021.

Jumlah personel tersebut akan disebarkan di berbagai titik selama berlangsungnya operasi patuh menumbing yang digelar mulai hari ini 20 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang. 

Direktur Lalulintas Polda Babel Kombes (Pol) Hindarsono mengungkapkan, operasi patuh menumbing kali ini diprioritaskan terhadap lima hal segala bentuk kegiatan masyarakat.

"Yang pertama bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas, lokasi rawan macet, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, mengendarai kendaraan di bawah pengaruh alkohol, narkoba dan lainnya," kata Hindarsono, Senin (20/9/2021). 

Selain itu dijelaskannya, operasi patuh menumbing ini sasaran yang pertama kita lakukan adalah penertiban dan pelanggaran lalulintas di jalan raya.

"Penertiban lalu lintas akan kita tertibkan, pertama adalah kebut-kebutan di jalan raya yang bisa mengganggu pengguna jalan lainnya," ujarnya.

Hindarsono juga menambahkan, saat ini pihaknya berhasil mengamankan sejumlah kendaraan roda empat yang tidak sesuai dengan standar kendaraan.

"Seperti di lapangan parkir Ditlantas Polda Babel, bisa dilihat ada berapa Kendaraan roda empat yang menggunakan knalpot racing atau brong dan tanpa nomor plat polisi yang kita tahan, kalau tidak salah ada 8 atau 9 kendaraan roda empat, 25 kendaraan yang terlibat kebut-kebutan juga ikut kita tahan," ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihaknya sudah sepakat kita tidak akan mengeluarkan barang bukti itu sebelum mereka melakukan prosedur yang kita lakukan.

"Nanti selesai sidang satu bulan, dan mereka para pemilik juga harus melengkapi kelengkapannya setelah itu membuat surat pernyataan dari orang tua, tokoh agama, bahkan dari tempat yang merekan bekerja dan bagi mereka yang masih sekolah juga harus membuat surat kesepakatan dari pihak sekolah," kata Hindarsono.

Ditambahkannya, tujuan ini dilakukan adalah untuk sama-sama menjaga kondusifitas di  wilayah dan ketertiban lalulintas dan sosial di Bangka Belitung ini.

"Kalau kita tidak melakukan hal seperti itu, yang selalu disalah kami pihak kepolisian," ujarnya.

Hindarsono juga mengajak, para orang tua agar ikut serta mengawasi dan menjaga kondusifitas di wilayah Babel, karena ini juga merupakan kontrol dan tugas kita bersama dalam memantau anak-anak kita.

"Apalagi saat ini angka kecelakaan naik 25 persen, jadi dalam hal ini kita berupaya terus menekan agar angkanya dapat turun dengan menggelar operasi menumbing 2021," katanya.

"Kita juga berharap semoga para pengendara khususnya anak-anak muda dapat lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan raya serta bisa bersama-sama mengurangi kecepatan agar tidak terjadi lakalantas serta selalu gunakan kelengkapan saat berkendara," ujar Dirlantas Kombes (Pol) Hindarsono. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL