Rp 23,5 M Dana Hibah Disalurkan untuk 108 Yayasan atau Lembaga

Dwi H Putra    •    Selasa, 28 September 2021 | 22:11 WIB
Lokal
Kepala Biro Kesra Pemprov Babel, H Saimi.(dwi/wb)
Kepala Biro Kesra Pemprov Babel, H Saimi.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat, dari alokasi anggaran sebesar Rp 23,5 miliar ada sebanyak 108 yayasan dan lembaga organisasi menerima dana hibah Tahun 2021.

"Penerima bantuan hibah ini sesuai dengan berkas permohonan bantuan hibah yang diajukan pada tahun 2020," kata Kepala Biro Kesra Pemprov Babel, H Saimi di ruang kerjanya, Selasa (28/9/2021). 

"Kalau ini yang terencana, ada juga hibah yang tidak terencana dibantu, misalnya untuk membantu orang sakit atau terkena musibah, dan juga pendidikan anak," ujarnya. 

H Saimi melanjutkan dari total yayasan dan lembaga penerima dana hibah tersebut, semuanya menyentuh ke seluruh kabupaten/ kota sesuai dengan pengajuan permohonan bantuan hibah. 

"Asalkan berbadan hukum dan tidak menerima hibah pada tahun sebelumnya proposal yang masuk tetap kami telaah, mana yang bisa mana yang belum," jelas H Saimi. 

"Yang belum, kami beri jawaban secepatnya, apa saja yang belum lengkap, intinya semua sesuai aturannya," paparnya. 

Terkait rinciannya penyaluran dana hibah tersebut, dijelaskannya di Pangkalpinang ada 24 yayasan atau lembaga dengan total nilai sebesar Rp 7,3 miliar, sedangkan di Kabupaten Bangka ada 33 yayasan atau lembaga sebesar Rp 6,2 miliar, di Bangka Tengah (Bateng) ada 18 yayasan atau lembaga sebesar Rp 3,1 miliar, di Bangka Barat (Babar) ada 13 yayasan atau lembaga sebesar Rp 2,3 miliar. 

Kemudian di Bangka Selatan (Basel) ada 11 yayasan atau lembaga sebesar Rp 2,4 miliar, di Belitung ada 7 yayasan atau lembaga sebesar Rp 1,4 miliar dan Belitung Timur (Beltim) ada 2 yayasan atau lembaga sebesar Rp 480 juta.

"Besar kecil dana hibah ini kan tergantung pengajuan dan persetujuan dari pimpinan dalam hal ini gubernur," terangnya.

Diakuinya, sebelum refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 alokasi dana hibah ini mencapai Rp 29,3 miliar. 

Ditambahkan H Saimi sistem pengelolaan dana hibah ini sudah semakin bagus dengan transparansi informasi bagi calon pemohon dana hibah.

"Semua informasi ada di website Biro Kesra, yakni birokesra.babelprov.go.id, baik syarat pengajuan dan lainnya," tandas H Saimi. 

"Tapi bantuan ini melihat kemampuan keuangan daerah juga, bisa saja tidak terbantu di tahun ini, tapi di tahun depannya," ulasnya. 

Pihaknya berharap kepada penerima dana hibah ini dapat tertib menyampaikan pelaporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah, sebab ada konsekuensinya.

"Laporan itu harus dan wajib disampaikan, bahkan kami tegaskan di awal agar dapat menyampaikan bukti pelaporan kegiatan," pungkas H Saimi. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE