Curi Ponsel Rekan Kerja, Anggi Diringkus Polisi

Dwi H Putra    •    Jumat, 08 Oktober 2021 | 10:36 WIB
Lokal
Caption: Rizkyca Prayoga Anggriawa alias Anggi (20) warga Jalan Depati Bahrin, Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diringkus Tim Kelambit Polres Bangka. (dwi/wb)
Caption: Rizkyca Prayoga Anggriawa alias Anggi (20) warga Jalan Depati Bahrin, Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diringkus Tim Kelambit Polres Bangka. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Rizkyca Prayoga Anggriawa alias Anggi (20) warga Jalan Depati Bahrin, Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diringkus Tim Kelambit Polres Bangka. 

Tersangka diamankan lantaran mencuri di kediaman Hanafi (64) warga Jalan Aster RSS Pemda Kelurahan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, Rabu (28/7/2021). 

"Dari laporan tersebut, Tim Kelambit Polres Bangka melakukan penyelidikan kasus pencurian satu unit handphone Redmi Not 9 warna hijau," kata Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum di Sungailiat, Jumat (8/10/2021) pagi. 

"Dari penyelidikan itu tim mendapat informasi bahwa ponsel dimaksud ada di tangan tersangka Anggi," ujarnya. 

Kasat Reskrim melanjutkan berdasarkan informasi, Tim Kelambit Polres Bangka pun langsung mencari keberadaan tersangka dan diketahui sedang bekerja di dok kapal di Jalan Lintas Timur Kecamatan Merawang, namun saat sampai dilokasi tersangka sudah pulang ke rumah. 

Tidak ingin buruannya berpindah lagi, tim pun langsung menuju rumah orang tua Anggi yang berada di Komplek Taman Pesona Blok AG No 12.

Tersangka yang berada di rumah ketika diinterogasi mengaku bahwa handphone Redmi Not 9 yang ada padanya milik korban Restu, saat itu tersangka mengetahui bahwa HP korban diletakan dibawah pohon Alpokat dalam plastik warna merah.

Saat korban sedang lengah, pelaku secara diam-diam mengambil handphone dan berpura-pura ingin buang air besar di rumahnya, dengan meminjam motor rekannya yang bernama Doni, sampai rumah pelaku langsung mematikan handphone dan membuang SIM-card milik korban, lalu HP tersebut disembunyikannya. 

"Tersangka lalu kembali lagi ke tempat kerjanya, setelah sekitar seminggu dan merasa telah aman, handphone tersebut diaktifkan kembali menggunakan SIM card milik pelaku sampai dengan saat ini," bebernya. 

"Saat ini tersangka berikut barang bukti satu unit handphone merk Redmi Not 9 warna hijau berikut kotaknya serta satu unit sepeda motor, masih diamankan di ruang tahanan Polres Bangka guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," pungkas AKP Ayu. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE