Sawit Bangka Belitung, Bikin Untung?

Jurnalis_Warga    •    Jumat, 08 Oktober 2021 | 14:39 WIB
Opini
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)


Oleh:  Yogi Ramadhan (Mahasiwa Poleteknik Statistika STIS, Jakarta Timur)


Kelapa Sawit atau dalam nama latin Elaeis Guinensis Jacq merupakan salah satu jenis dari tanaman perkebunan yang mempunyai posisi esensial dalam sektor pertanian pada umumnya, dan sektor perkebunan pada khususnya. Hal ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan bahwa produksi kelapa sawit Indonesia tahun 2020 penyumbang produksi tanaman perkebunan paling besar yakni dengan angka 48296,90 ribu ton.

Berdasarkan data dari United States Departement of Agricultura Tahun 2019 Negara Indonesia merupakan negara dengan luas panen kepala sawit terluas di dunia yakni sebesar 11,8 juta hektar pada tahun 2019, hal ini menunjukkan hampir setengah dari total luas panen kelapa sawit di seluruh dunia dengan total luas panen kelapa sawit dunia yakni pada angka 23,74 juta hektar. Tiga tahun sebelumnya situs indexmundi.com memberikan informasi bahwa volume ekspor minyak sawit Indonesia menduduki posisi terbesar dengan mencapai angka 25,75 juta ton disusul oleh negara tetangga yakni Malaysia sebesar 18 juta ton. Sehingga tak begitu salah bila dikatakan bahwa kelapa sawit menjadi salah satu komoditas pertanian yang mempunyai peran penting dalam pembangunan ekonomi negara Indonesia.

Kelapa sawit yang merupakan tanaman perkebunan kelas Angiospermae ini bukan hanya membantu dalam pembangunan negara tetapi juga membantu perekenomian wilayah, menjadi penggerak dalam perekenomian wilayah, dan memberikan ruang untuk para pekerja terutama penduduk wilayah setempat sehingga membantu perekonomian penduduk dan menjadi salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan penduduk di wilayah tersebut.

Berdasarakan angka sementara tahun 2020 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sendiri memberikan sumbangsih sebesar 1,745 % dari keseluruhan produksi kelapa sawit di Indonesia, dengan provinsi yang menduduki peringkat ke-12 terbesar dalam produksi kelapa sawit di Indonesia, disisi lain kelapa sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga memberikan kontribusinya perekonomian di wilayah tersebut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung triwulan II tahun 2021 tumbuh sebesar 6,85 persen dibandingkan triwulan II tahun 2020 dengan lapangan usaha pertanian kehutanan dan perikanan yang memberikan nilai PDRB terbesar pada triwulan tersebut, sehingga sumbangsih dari sektor pertanian memberikan kontribusi dalam persentase 20,47% terhadap perekonomian di provinsi Kepulauan Bangka Belitung.



MEDSOS WOWBABEL