LME Week 2021 : Kabar Baik Untuk Harga Timah Dalam Jangka Panjang

Tim_Wow    •    Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:10 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

LONDON, www.wowbabel.com -- Harga timah telah mencatat rekor tertinggi sepanjang masa pada 24 September 2021. Kenaikan harga timah sepanjang tahun ini  sekaligus menempatkan sebagai logam dasar dengan kinerja terbaik.

Harga timah naik hampir tiga kali lipat dari harga terendah sejak pandemi Covid-19 . Timah kontrak tiga bulan di pasar London berada di US$36.780 per metrik ton. Harga timah sudah naik 80% sepanjang tahun 2021.

Demikian dikatkan Tom Mulqueen, Kepala Penelitian  Amalgamated Metal Trading, pada seminar London Metal Exchange (LME) Week  yang dikutip dari S&P Global, Senin (11/10/2021).

LME Week adalah pertemuan tahunan komunitas logam global. Perwakilan dari seluruh rantai pasokan bertemu untuk membahas tren saat ini di pasar logam, apa yang diharapkan untuk tahun depan, dan untuk berjejaring dengan rekan dan kolega industri berlangsung secara offline maupun online hingga 14 Oktober nanti.

“Pasar timah sekarang dalam kekurangan yang parah dan diperkirakan akan terus rentan terhadap gangguan pasokan karena pasarnya kecil,” kata Mulqueen.

Harga timah tunai LME berada di US$37.600 per metrik ton pada 11 Oktober posisi yang sama  pada 29 September.  Oleh sebab itu dia memperkirakan harga timah dunia tetap berada di level di atas US$30.000 per metrik ton hingga akhir 2021.

Dengan kondisi pasokan timah yang masih terbatas akibat  produski yang belum normal sementara permintaan untuk industri hilir tetap tinggi menyebabkan harga timah baru akan turun di bawah level US$30.000 per ton pada akhir 2022 nanti.

"Kami memperkirakan volatilitas jangka pendek yang ekstrim akan bertahan dan harga menjadi US$25.000- US$30.000 per metrik ton  pada akhir 2022 . Dalam jangka panjang, cenderung naik," kata Mulqueen dalam seminar tersebut.

"Reli mungkin bergerak sedikit lebih moderat, setelah volatilitas baru-baru ini,” katanya.

Menurut para anlis pasar, harga timah akan terus menguat akibat permintaan dalam jangka panjang yang cerah dan berkelanjutan karena pertumbuhan dari sektor elektronik dan meningkatnya penggunaan elektronik pada kendaraan listrik.

"Ada cerita positif jangka panjang untuk timah," katanya.

Melihat prospek pemrintaan logam timah dalamjangka panjang, beberapaperuahaan penambangan dunia sudah menyiapkan proyek penmabangan baik di Asutrali, Eropa, dan Afrika. Termasuk Amalgamated Metal Trading.

"Kami membutuhkan waktu agar proyek baru dapat berjalan," kata Mulqueen.

Dia mencatat bahwa sebagian besar pasokan baru  timah dalam jangka pendek berasal dari pertambangan rakyat, dan ada juga peluang untuk mendaur ulang tailing bekas pencucian penambangan untuk memenuhi stok  mengingat persediaan di LME dan Shanghai Futures Exchange dalam kapasitas yang makin terbatas.

“Selama 10 tahun terakhir, bekas sumber produksi penting di Cina dan Amerika Selatan mulai stagnan dan pada 2010. Myanmar menjadi sumber utama timah baru di pasar mengalmai  kesenjangan pasokan, sementara pasokan dari Indonesia dan Malaysia berfluktuasi,” kata Mulqueen.

Sedangkan pembicara lainnya Nicolas Aguzin  Kepala Eksekutif Hong Kong Exchanges & Clearing (HKEX) dalam kesmepatan yang sama mengatakan industri logam telah menghadapi sejumlah tantangan besar selama beberapa bulan terakhir.

“Pandemi telah membawa sejumlah kesulitan berkelanjutan bagi industri. Terjadi  penutupan pelabuhan, tambang yang tidak dapat bekerja dengan kapasitas penuh. Inilah tantangan besar dalam pengangkutan di transportasi dan bahkan penutupan pabrik,” ujarnya.

Periode inilah menurut Auzin sebagai tatangan terberat industri logam dunia.

“Tetapi selama periode ini komunitas logam telah menggali lebih dalam dan menghadapi tantangan yang berat," kata Auzin.

Kekhawatiran akan pasokan dan gangguan rantai pasokan yang telah memicu harga logam bergejolak di pasar global selama tahun ini menjadi perhatian perseta LME Week 2021. Kondisi yang tidak mengutungkan ini menjadi bayang-bayang bagi pasar dan industri logam dunia menatap bisnisnya di tahun mendatang. (wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE