Satu Atlet PON Asal Babel Terpapar Covid-19, Jalani Karantina di Isoter

Dwi H Putra    •    Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:33 WIB
Lokal
Caption: Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa. (dok/wb)
Caption: Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Salah seorang atlet asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) usai mengikuti perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke - XX Papua, diketahui terkonfirmasi positif Corona Virus Desease (Covid-19). 

Atlet terkonfirmasi berdasarkan hasil PCR yang dilakukan tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel di pintu masuk Bandara Depati Amir. 

"Hingga saat ini kontingen yang masuk ada tujuh orang, enam hasil PCR negatif dan satu orang positif, laki-laki seorang atlet," kata Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Selasa (12/10/2021) pagi. 

"Atlet tersebut saat ini menjalani isolasi di tempat isolasi terpadu Asrama Haji Babel," ujarnya. 

Mikron melanjutkan pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi kontingen terpapar Covid-19, dan untuk memberikan rasa aman ketika mereka berkumpul bersama keluarga. 

"Pemeriksaan akan terus kami lakukan hingga semua kontingen Babel, sesuai jadwal diperkirakan terakhir 19 Oktober mendatang," jelas Mikron.

"Pemeriksaan meliputi pemeriksaan PCR dan juga malaria, mengingat Papua merupakan endemik malaria," paparnya. 

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar kontingen Babel untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) selama berada di Papua, begitu juga ketika diperjalanan pulang ke Babel. 

Ditambahkan Mikron, kondisi pandemi Covid-19 di Babel saat ini mulai melandai, maka dari itu guna mengantisipasi adanya kasus dari kluster PON ini, pihaknya melakukan pemeriksaan dan antisipasi dini. 

"Saat ini memang kasus Covid-19 melandai di Babel, tetapi jangan lengah dan harus tetap waspada, ini lah salah satu upaya yang dilakukan guna mengantisipasinya khususnya klaster PON," pungkas Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE