Hari Ini Pilkades Serentak di Kabupaten Bangka, Masyarakat Diajak Awasi Pelaksanaan

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:50 WIB
Pilkada
Caption: Founder Generasi Bangka Mengabdi Kendedi. (IST)
Caption: Founder Generasi Bangka Mengabdi Kendedi. (IST)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 serentak di Kabupaten Bangka dilaskanakan di  44 desa yang diikuti 182 calon kades. 

Founder Generasi Bangka Mengabdi Kendedi mengatakan, minat masyarakat mengikuti pemilihan kepala desa cenderung lebih tinggi.

“Masyarakat dulu tidak banyak yang berhasrat menjadi kepala desa. Beda dengan sekarang, malah persaingan di tingkat desa sudah seperti pilkada,” ujar Kendedi, Rabu (13/10/2021).

Kompetisi antar calon diprediksi bakal ketat hingga hari pencoblosan. Kondisi tersebut, diyakini menimbulkan potensi terjadinya praktik money politik. Penggunaan uang dalam proses pemilihan sebagai upaya mendulang suara, dilarang. Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 112, tentang Pilkades.

“Tentang larangan itu, para calon tidak boleh memberikan sesuatu atau menjanjikan sesuatu seperti tertuang di pasal 30,” terang Kendedi.

Dia menilai, pemilihan kepala desa merupakan  indikator dan barometer demokrasi di Indonesia tingkat bawah sekaligus edukasi pencerdasan masyarakat desa memilih langsung pemimpinnya

Selain itu, kendedi mengatakan setiap elemen masyarakat desa wajib mengawasi jalannya pelaksanaan pemilihan kepala desa agar terhindar kecurangan - kecurangan yang ada, ini penting  untuk melihat kompetensi, kapasitas kredibilitas kepemimpinan. 

Dikatakan, pelakanaan pilkades serentak menjadi momentum penting dan perhatian serius bagi pemerintah dan semua pihak dalam menentukan Kepala desa yang akan memajukan Desa tersebut.

"Apalagi Pembangunan Desa di Kabupaten Bangka terbilang Berlansung maju, harapnya kepala desa terpilih merupakan pilihan masyarakat desa yang tidak di iming - imingkan Money politic. Pemilihan kepala desa serentak ini menjadi bagian wajah demokrasi dan pendidikan politic semua pihak dalam kontestasi Pemilu 2024 nanti," ujarnya. (rill/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE