Kasus Covid-19 Melandai, PPKM Bangka Belitung Turun ke Level Dua

Dwi H Putra    •    Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:14 WIB
Lokal
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Melandainya kasus terkonfirmasi positif warga yang terpapar Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi perhatian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pusat dengan menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 3 ke level 2.

"Babel saat ini betul sudah turun dari level 3 ke level 2," kata Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Rabu (13/10/2021) sore.

"Namun, kami belum menerima surat edaran (SE) terkait penurunan level tersebut, baru sebatas pemberitahuan lisan saja," ujarnya.

Mikron melanjutkan berdasarkan data yang diterima Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Satgas Penanganan Covid-19 Babel, hari ini angka kasus turun di sejumlah daerah diantaranya Pangkalpinang sebanyak empat positif, 21 orang dinyatakan sembuh, Kabupaten Bangka sebanyak sembilan positif, tiga sembuh dan satu meninggal, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sebanyak lima positif dan delapan sembuh, Kabupaten Bangka Barat (Babar) sebanyak dua positif dan delapan sembuh, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sebanyak dua positif dan lima sembuh, Kabupaten Belitung sebanyak enam positif dan lima sembuh dan Kabupaten Belitung sebanyak dua positif dan 10 sembuh. 

"Total hari ini sebanyak 30 orang positif dan 60 dinyatakan sembuh serta satu meninggal dunia," jelas Mikron. 

"Se-Babel hingga hari ini total ada sebanyak 51.661 kasus diantaranya sebanyak 49.823 orang dinyatakan sembuh, sebanyak 419 orang dalam perawatan dan 1.419 orang meninggal dunia," paparnya. 

Sementara itu, diketahui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam rilisnya menyatakan apabila dilihat situasi jumlah kasus Covid-19 per pulau (kelompok provinsi), dari recovery rate (RR), case fatality rate (CFR) dan kasus aktif (penurunan sejak 9 Agustus awal penerapan PPKM darurat/level 4), hasil evaluasi per 10 Oktober 2021 yakni sebagai berikut

Sumatera: RR = 95,55% dan CFR= 3,56%, dengan penurunan -94,10%. 

Nusa Tenggara: RR = 96,99% dan CFR = 2,34% dengan penurunan -95,26%. 

Kalimantan: RR = 95,90% dan CFR = 3,16% dengan penurunan -93,18%. 

Sulawesi: RR = 96,05% dan CFR = 2,63% dengan penurunan -90,90%. 

Maluku dan Papua: RR = 95,75% dan CFR = 1,75% dengan penurunan -88,86%.

Sementara, persentase recovery rate (RR) nasional adalah 96,05% dan case fatality rate (CFR) nasional sebesar 3,37%. Kasus aktif secara nasional menurun -94,55%.

Dalam jangka waktu seminggu ini, dari 27 provinsi di luar Jawa Bali, tidak ada provinsi yang masuk level 4, kemudian 3 provinsi di level 3. Ada 22 provinsi di level 2, serta 2 provinsi berhasil di level 1 yakni Kepulauan Riau dan NTB. 

Secara umum, asesmen situasi pandemi di luar Jawa-Bali menunjukkan perbaikan signifikan dari minggu ke minggu. Terjadinya penurunan level untuk 2 provinsi, yaitu Kep. Bangka Belitung yang turun dari Level 3 ke Level 2 dan NTB turun dari level 2 ke level 1. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE