Tiga Atlet PON Asal Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Dwi H Putra    •    Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:49 WIB
Lokal
Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dok)
Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dok)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tiga orang atlet asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang mengikuti perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke - XX Papua, diketahui terkonfirmasi positif Corona Virus Desease (Covid-19). 

"Iya betul, ada tiga orang atlet asal Babel yang terkonfirmasi berdasarkan hasil PCR," kata Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Rabu (13/10/2021) sore. 

"Dua orang atlet hasil pemeriksaan tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel di pintu masuk Bandara Depati Amir, sedangkan satu orang ketika pemeriksaan PCR di Merauke," ujarnya. 

Lanjut Mikron, dua orang atlet yang ada di Babel saat ini menjalani karantina di tempat isolasi terpadu Asrama Haji Babel, sedangkan yang di Merauke tetap menjadi isolasi di Papua. 

Pemeriksaan terhadap atlet dan official peserta PON ke - XX Papua dilakukan untuk mengantisipasi kontingen terpapar Covid-19, dan untuk memberikan rasa aman ketika mereka berkumpul bersama keluarga. 

"Pemeriksaan akan terus kami lakukan hingga semua kontingen Babel tiba sesuai jadwal diperkirakan terakhir 19 Oktober mendatang," jelas Mikron.

"Pemeriksaan meliputi pemeriksaan PCR dan juga malaria, mengingat Papua merupakan endemik malaria," paparnya. 

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar kontingen Babel untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) selama berada di Papua, begitu juga ketika diperjalanan pulang ke Babel. 

Ditambahkan Mikron, kondisi pandemi Covid-19 di Babel saat ini mulai melandai, maka dari itu guna mengantisipasi adanya kasus dari kluster PON ini, pihaknya melakukan pemeriksaan dan antisipasi dini. 

"Saat ini memang kasus Covid-19 melandai di Babel, tetapi jangan lengah dan harus tetap waspada, ini lah salah satu upaya yang dilakukan guna mengantisipasinya khususnya klaster PON," pungkas Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE