Tim Cobra Polres Bateng Ciduk Komplotan Pencuri Sparepart Eksavator

Herdian wow    •    Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:32 WIB
Lokal
Para tersangka pencurian sparepart alat berat yang berhasil diamankan pihak Polres Bangka Tengah bersama sejumlah barang bukti.(ist)
Para tersangka pencurian sparepart alat berat yang berhasil diamankan pihak Polres Bangka Tengah bersama sejumlah barang bukti.(ist)

KOBA, www.wowbabel.com – Empat orang komplotan pencuri spesialis sparepart alat berat jenis eksavator berhasil diciduk Tim Cobra Polres Bateng.

Keempatnya masing-masing Vincent Lay alias Achan, Ayong alias Jawe, Ahyung alias Abing dan Bong Kwet Fu alias Markus. Komplotan ini sudah menggasak sejumlah sparepart alat berat. Mereka diburu lantaran polisi kerap mendapat laporan hilangnya sparepart alat berat di wilayah Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Pangkalpinang.

Terbongkarnya komplotan pencuri sparepart alat berat ini setelah Tim Cobra Polres Bangka Tengah berhasil membekuk Archan dan Jawe beberapa waktu lalu di lokasi yang berbeda, yakni di Bangka Tengah dan Bangka Selatan. Keduanya mengaku sparepart alat berat hasil curian dijual kepada Ahyung.

Saat dilakukan interogasi Ahyung mengaku sparepart tersebut dijual kembali kepada Markus di Mangga Besar Jakarta Barat lewat jalur darat dari Bangka Tengah. Tim Cobra Polres Bateng mendatangi kediaman Markus pada Rabu (29/09/2021), namun kedatangan Tim Cobra sempat tercium Markus dan ia pun sempat melarikan diri selama empat hari.

Tim Cobra Polres Bateng pun terus menelusuri keberadaan Markus di Mangga Besar tersebut dan upayanya membuahkan hasil, Markus tertangkap di Perumahan Malibu Jakarta Barat. Saat dilakukan pengeledahan di kediaman Markus, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti.

Barang bukti tersebut di antaranya 2 unit monitor excavator merk cobelco, 1 unit control pam excavator merk cobelco, 1 unit control pam excavator merk hitachi, 1 unit control pompa excavator merk hitachi, 1 unit control pompa excavator merk cobelco dan 2 unit ECM merk Hitachi.

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Rais Muin atas seizin Kapolres Bateng AKBP Moch Risya Mustario  membenarkan pihaknya telah berhasil membongkar komplotan pencuri sparepart alat berat yang kerap beroperasi di Bangka Tengah.

Kepada penyidik, para pelaku mengakui telah beraksi di enam lokasi yakni di Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Basel. 

Lokasi pertama, Juli 2020 di Basel, mereka mencuri kontoler dan monitor excavator merk komatsu. Kedua, TKP Basel juga mereka mencuri kontroler, monitor, ecu, box skring excavator merk cobelco. Lalu TKP ketiga di Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bateng mencuri 2 kontroler dan 2 monitor excavator merk hitachi.

Bulan Mei tahun 2021, komplotan ini melakukan aksinya kembali dengan mencuri 2 kontroler dan 2 monitor excavator merk CAT di Bangka Selatan.  Lanjut Juli 2021, mereka mencuri monitor Excavator mini merk hitachi di Kota Pangkalpinang. Kemudian TKP terakhir bulan yang sama, mereka mencuri monitor Excavator mini merk hitachi di kawasan Pasir Putih Kota Pangkalpinang.

"Modusnya sama, Achan dan Jawe mencurinya. Lalu hasil curian di jual ke Ahyung, dan Ahyung menjualnya kembali ke Markus di Jakarta Barat. Akibat perbuatan komplotan ini, para korban menderita kerugian materil dengan total mencapai Rp 100 juta," ujarnya

Rais menegaskan komplotan ini akan di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pasal 480 KUHP tentang penadahan. Pasal itu akan dijerat sesuai dengan peran masing-masing.

"Atas perbuatannya pelaku diancaman kurungan penjara diatas 5 tahun," tukasnya (her/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE