Jangankan Solar, Pertamax Saja Ludes Setiap Hari di Babel

Tim_Wow    •    Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:43 WIB
Nasional
Caption: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Gubernur Bangka Belitung saat beraudiensi dengan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution, Senin (11/10/2021). (IST)
Caption: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Gubernur Bangka Belitung saat beraudiensi dengan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution, Senin (11/10/2021). (IST)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Bangka Belitung  makin meningkat. Semua jenis BBM habis terjual setiap hari. Selain pengaturan distribusi, storage penyimpanan BBM di Bangka Belitung perlu lebih dahulu dipersiapkan agar terhindar dari kelangkaan.

"Yang paling penting sekali adalah berkenaan dengan penanganan stok BBM. Jangankan solar, Pertamax saja habis terjual setiap harinya di Babel karena tingginya kebutuhan BBM,"  kata Erzaldi Rosman Gubernur Bangka Belitung saat beraudiensi dengan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution, Senin (11/10/2021).

Erzaldi menitik beratkan pada volume storage atau tangki cadangan BBM di wilayahnya, yang butuh peningkatan.

"Dengan pemakaian Pertalite dan Pertamax yang digunakan secara masif untuk pertambangan membuat pasokan terus menipis, sehingga terjadi kenaikan harga di tingkat pengecer dan juga berimbas pada kenaikan harga barang pokok di wilayah tersebut," ungkapnya.

Untuk mengatasi permasalahan BBM di Babel tidak  hanya dengan menambah stok pasokan BBM untuk didistribusikan di Pulau Bangka dan Belitung. Sebelum penambahan stok,  terlebih dahulu harus membangun storage , karena tempat penyimpanan ini masih terbatas.

Erzaldi mengusulkan agar PT Pertamina dapat menaruh perhatian dan segera merencanakan penambahan kapasitas storage ini, mengingat Babel akan terus berkembang dari berbagai sektor. Terbukti meningkatnya penggunaan energi listrik di Babel sebagai daerah pengguna listrik tertinggi di Indonesia, yaitu 11,3%.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution menanggapi pernyataan Gubernur Erzaldi. Dia sepakat ingin bersama mengantisipasi lebih awal, sehingga dapat menyiapkan ketersediaan BBM. 

 Alfian ingin menyelesaikan permasalahan distribusi dan infrastruktur  BBM di Babel. Kapasitas storage dan penanganan suplai untuk Pulau Belitung, katanya dapat dimulai dengan memperbaiki infrastrukturnya terlebih dahulu. 

"Akan dilakukan pengecekan lagi, karena terdapat rencana pengembangan dari anak perusahaan di Belitung," jelas Alfian Nasution. 

Selain membahas mengenai kelangkaan BBM dan antisipasi terkait storage tersebut, baik Erzaldi maupun Alfian pada pertemuan sehari itu, juga membahas mengenai kemungkinan pengembangan Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu, yang dipersiapkan sebagai lokasi storage Pertamina. Dan Pertamina berjanji akan menyesuaikan pengembangan di Belinyu. (wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE