Krisis Energi Dorong Harga Timah Terbang Tinggi

Tim_Wow    •    Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:25 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com --  Semua harga logam pasar di London Metal Exchange (LME)  berkinerja baik selama perdagangan  Selasa (19/10/2021). Hal ini dampak dari harga energi yang tinggi dan tingkat produksi yang lebih rendah terus menekan pasar.

Harga timah terus menanjak di rekor harga tertinggi sepanjang masa. Pasokan yang masih rendah di pasar dan krisis energi telah memdorong timah ke harga tertinggi.

Di LME, harga timah tiga bulan mencapai level tertinggi baru sepanjang masa di US$38.780 per ton, naik 2,6% dari penutupan Senin pukul 5 sore di US$37.814 per ton.

Pada penutupan pasar kemarin di Shanghai Futures Exchange  (SHFE), harga timah untuk November ditutup naik 2,52% atau 7.200 yuan per metrik ton pada 293.220 yuan per metrik ton, dengan bunga terbuka turun 3.870 lot menjadi 25.121 lot.

"Secara fundamental, pasokan spot lebih baik dari sesi sebelumnya, yang mungkin disebabkan oleh masuknya produk setelah pengiriman kontrak SHFE 2110. Namun, total persediaan masih pada level yang rendah, mendukung harga timah secara logis dalam jangka pendek," kata analis pasar Shanghai Metal Market (SMM) dalam laporan petangnya, Selasa (19/10/2021).

Harga tembaga tiga bulan berada di US$10.318 per ton, naik 1,2% dari US$10.196 per ton pada penutupan Senin pukul 17.00.

Tembaga menjadi sasaran spread yang semakin ketat di seluruh kurva ke depan mengingat penarikan saham LME. Tren ini berlanjut pada hari Selasa, dengan 6.900 ton dipesan untuk dipindahkan dari gudang sebagian besar di seluruh Eropa (Rotterdam, Hamburg dan Bilbao) dan Singapura, di mana 250 ton dibatalkan. Hanya 15.225 ton tetap di-warrant gudang LME di seluruh dunia pada hari Selasa. (wb)



MEDSOS WOWBABEL