Berlaku Hari Ini, Tes PCR di Babel Sebesar Rp 300 Ribu

Dwi H Putra    •    Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:40 WIB
Nasional
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dok)
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dok)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan batas tarif tertinggi RT-PCR atau PCR test Rp 275.000 untuk wilayah Jawa dan Bali, sementara untuk luar Jawa-Bali ialah Rp 300.000.

"Iya betul ada surat edaran yang kami terima terkait penetapan batas biaya tes PCR terbaru tersebut, khusus di luar Pulau Jawa dan Bali seperti Babel sebesar Rp 300 ribu," kata Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa dikonfirmasi wowbabel.com di Pangkalpinang, Rabu (27/10/2021). 

"Dari edaran untuk masa berlaku 1x24 jam, penetapan batas atas harga RT-PCR tersebut mulai berlaku hari ini, sejalan dengan dikeluarkannya surat edaran terkait batas tarif tertinggi RT-PCR," ujarnya. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Babel, dr Andri Nurtito, menjelaskan berdasarkan surat edaran yang diterima pihaknya, hasil pemeriksaan dengan harga tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi 1x24 jam dari pengambilan sample swab RT-PCR.

"Hasil evaluasi pusat disepakati bahwa batas tertinggi pemeriksaan PCR diturunkan menjadi Rp 275.000 untuk daerah Pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp 300.000 untuk luar Pulau Jawa dan Bali," jelas dr Andri. 

Lanjut dr Andri, dengan adanya penetapan tersebut, kepada semua fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium dan fasilitas pemeriksaan lainnya yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat mematuhi batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR tersebut.

"Pengawasan dan pembinaan rumah sakit dan laboratorium yang melakukan pemeriksaan PCR mengenai pelaksanaan batas tarif tertinggi dilakukan oleh Dinas Kesehatan," tandasnya. 

"Apabila ditemukan rumah sakit atau laboratorium yang tidak melaksanakan aturan tersebut, sesuai edaran akan dilakukan teguran secara lisan, tertulis hingga sanksi sesuai perundang-undangan," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE