Makna Hari Sumpah Pemuda Bagi Para Cendikiawan Muda

Jurnalis_Warga    •    Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:56 WIB
Opini
Eqi Fitri Marehan S Ikom (Guru MTSs Bahrul Ulum Sungailiat).(ist)
Eqi Fitri Marehan S Ikom (Guru MTSs Bahrul Ulum Sungailiat).(ist)



Oleh: Eqi Fitri Marehan S Ikom (Guru MTSs Bahrul Ulum Sungailiat)


Apakah di zaman milineal dan teknologi saat ini, para cendekiawan muda masih mempunyai semangat dalam merayakan Hari Sumpah Pemuda?

Menurut saya para cendekiawan di Indonesia ini masih memiliki jiwa semangat akan sumpah pemuda walapun tidak semua memiliki jiwa semangat yang sama tetapi saya percaya bahwa para kaum muda memperingati Hari Sumpah Pemuda ini dengan cara masing-masing untuk mengobarkan semagat dalam hari yang spesial ini.

Alangkah baiknya kita para generasi muda mengetahui arti sejarah dari terbentuknya Hari Sumpah Pemuda, apa maka isi dari teks sumpah pemuda, apa tujuannya terbentuk sumpah pemuda, apa pentingnya hari sumpah pemuda bagi para cendikiawan muda. 

Sumpah Pemuda merupakan sebuah hari sejarah yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia terutama bagi para cendekiawan muda. Hari ini tanggal 28 Oktober 2021 merupakan hari pembuktian sejarah yang telah terjadi  93 tahun yang lalu, hal ini dapat dijadikan sebagai momen khususnya bagi generasi cendekiawan muda untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mengenang jasa-jasa para pahlawan pada hari sumpah pemuda ini, tujuannya ialah untuk melihat kembali nilai-nilai perjuangan nasionalisme di masa lalu dan masa sekarang.

Banyak sekali hari sejarah yang dapat dijadikan semangat perjuangan khususnya bagi generasi muda, karna digenerasi muda ini banyak orang yang acuh terhadap momen di hari sumpah pemuda.

Dengan adanya sumpah pemuda merupakan bentuk bukti nyata perjuangan pemuda terdahulu, pada tanggal 28 oktober 1928 tercetuslah isi Sumpah Pemuda yang di dekralasikan oleh pemuda-pemuda indonesia.

Isi teks Sumpah Pemuda :

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. 

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE