Berdayakan Masyarakat dalam Restorasi Lahan Pasca Tambang di Desa Bukit Kijang

Jurnalis_Warga    •    Jumat, 29 Oktober 2021 | 23:10 WIB
Opini
Caption: Penguatan kelembangaan dalam pemberdayaan Masyarakat restorasi lahan pasca tambang di Desa Bukit Kijang
Caption: Penguatan kelembangaan dalam pemberdayaan Masyarakat restorasi lahan pasca tambang di Desa Bukit Kijang


Oleh: Laila Hayati (Dosen Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung) 


Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang Pemberdayaan Masyarakat Restorasi Lahan Pasca Tambang yang dilakukan oleh Laila Hayati, Herdiyanti, Panggio Restu Wilujeng, dan Jamilah Cholillah. 

Hal ini  berangkat dari usaha Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya mengatasi dampak lahan pasca tambang. Lantaran lahan pasca tambang merupakan salah satu permasalahan serius yang di hadapi oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai daerah penghasil timah.

Aktivitas pertambangan timah yang menjadi sektor utama dalam menyumbang Pendapatan Daerah Provinsi Bangka Belitung secara positif, tetapi secara negatif aktivitas pertambangan timah  berlangsung sejak ratusan tahun tersebut telah memberikan dampak terhadap lingkungan seperti penurunan kualitas lahan pasca tambang.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut  ialah restorasi lahan pasca tambangan melalui program Pemberdayaan Masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kegiatan pengabdian ini hadir untuk memberikan solusi terhadap permasalahan mengenai rendahnya partisipasi masyarakat dalam program restorasi lahan pasca tambang, solusi yang diberikan ialah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program restorasi lahan pasca tambang melalui pemberdayaan masyarakat. 

Partisipasi masyarakat dalam program restorasi lahan pasca tambang dapat didorong melalui program pemberdayaan masyarakat, dimana penguatan kelembagaan masyarakat tujuan utama. Penguatan kelembagaan tersebut untuk menciptakan sinergitas antar masyarakat, pemerintah dan stakeholder yang terlibat dalam proses restorasi lahan pasca tambang di Desa Bukit Kijang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. 

Mendorong masyarakat untuk aktif dalam bidang pertanian di lahan pasca tambang merupakan salah satu kunci keberhasilan program restorasi lahan pasca tambang. Implementasi penguatan kelembagaan petani tidak bisa dilakukan dengan cara top down namun diawali dengan menggali permasalahan dari petani, secara keselurahan jika dilihat dari sisi  program dapat terlaksana dengan baik. 

Selain itu Penguatan kelembagaan tersebut untuk menciptakan sinergitas antar masyarakat, pemerintah dan stakeholder yang terlibat dalam proses restorasi lahan pasca tambang di Desa Bukit Kijang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah.(*) 



MEDSOS WOWBABEL