Ekonomi Bangka Belitung Tumbuh Tertinggi di Sumatera, Lima Besar di Indonesia

Tim_Wow    •    Sabtu, 06 November 2021 | 16:00 WIB
Ekonomi
Caption: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami. (dok/wb)
Caption: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan III tahun 2021 mencatat pertumbuhan ekonomi 6,11% dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung tertinggi di Sumatera dan berada dilima besar  seluruh provinsi di Indonesia.

Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung triwulan tiga  tahun 2021 dibanding triwulan  tiga tahun 2020 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 6,11 persen. Dari sisi produksi,hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib serta lapangan usaha Jasa Lainnya yang justru mengalami kontraksi.

“Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Ekspor Luar Negeri,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami dalam keterangan tertulis, Jumat (5/11/2021).

Pada  triwulan sebelumnya, ekonomi Babel tumbuh  6,85% berada di bawah Provinsi Riau yang tumbuh 6,90%. Sedangkan di triwulan III, berada di bawah Babel Provinsi Jambi dengan 5,91% diikuti Provinsi Riau 4,1% dan Sumatera Selatan sebesar 3,93%. Untuk urutan terbawah Provinsi Bengkulu dengan 2,47%, lalu Provinsi Aceh 2,82%, dan Kepulauan Riau sebesar 2,97%.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,51 persen secara tahunan pada kuartal III 2021. Angkanya melambat dari kuartal sebelumnya yang mencapai 7,07 persen. Papua, menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada kuartal III 2021. Angkanya tembus 14,54 persen secara tahunan.

Diikuti oleh ekonomi Maluku Utara yang tercatat tumbuh 11,4 persen pada kuartal III 2021. Lalu, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh 10,21 persen, Kepulauan Bangka Belitung tumbuh 6,11 persen, dan Jambi 5,91 persen.

Perekonomian Kepulauan Bangka Belitung triwulan III-2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp21.809 miliar dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp13.982 miliar.

Total PDRB ADHB Pulau Sumatera pada triwulan III-2021, kata Dwi Retno, mencapai Rp941.028 miliar atau sekitar 21,95 persen dari total PDRB 34 Provinsi di Indonesia, sedangkan PDRB ADHK Pulau Sumatera pada triwulan III-2021 mencapai Rp604.299 miliar. 

“Pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera sebesar 2,50 persen (q-to-q), 3,78 persen (y-on-y), dan 2,70 persen (c-to-c). Sementara PDRB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hanya memberikan kontribusi sebesar 2,32 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera dan 0,51 persen terhadap total PDRB 34 provinsi di Indonesia,” ujarnya. (wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE