Banjir Kota Pangkalpinang, 182 Rumah Warga Terendam Air

Hendri Dede PKP    •    Sabtu, 13 November 2021 | 07:15 WIB
Lokal
Salah satu rumah warga Kota Pangkalpinang yang terendam banjir beberapa hari lalu.(hen/wb)
Salah satu rumah warga Kota Pangkalpinang yang terendam banjir beberapa hari lalu.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Tercatat ada sebanyak 182 rumah warga yang terdampak banjir akibat hujan deras mengguyur Kota Pangkalpinang yang terjadi pada 7 dan 9 November 2021 lalu.

Selain banjir dan genangan air,  terdapat satu rumah sekolah dan satu rumah warga juga terdampak akibat tertimpa pohon roboh yang terjadi dalam kurun waktu tersebut. 

Banjir tersebut sebelumnya terjadi di titik rawan banjir pada tujuh kelurahan di Pangkalpinang. Hal itu berdasarkan data BPBD Kota Pangkalpinang.

"Yang terdampak banjir waktu kejadian hari minggu itu ada 140 rumah di tujuh titik kelurahan. Sedangkan hari Selasa ada 42 rumah," kata Sekretaris BPBD Pangkalpinang melalui Kasi Kasi Pencegahan, Renal, Jumat (12/11/2021).

"Jadi totalnya ada sekitar 182 rumah yang terdampak dan tiga pohon tumbang," lanjut dia ketika dikonfirmasi.

Salah satu penyebab banjir yang terjadi di Pangkalpinang, menurut Renal, lantaran disebabkan tingginya intensitas curah hujan dan ditambah tingginya pasang air laut.

BPBD Pangkalpinang, kata Renal, telah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir sesuai dengan skala prioritas yang ada. Adapun ketika terjadi bencana, lanjut dia, pihaknya langsung menerjunkan anggotanya ke lapangan dalam hal evakuasi.

"Dimana diketahui kondisi geografis Pangkalpinang dalam posisi seperti cekungan dan tingginya air kiriman dari wilayah Pedindang," ungkapnya. 

"Bantuan yang diberikan itu berupa paket untuk bayi, selimut, tikar dan makanan cepat saji. Itu yang pertama kita prioritaskan lansia hingga ibu hamil," imbuhnya.

BPBD Kota Pangkalpinang memperkirakan puncak tingginya curah hujan akan terjadi pada bulan Januari mendatang. Dengan demikian, ujar Renal, warga yang berada di kawasan rawan banjir diminta untuk selalu waspada.

"Sesuai dengan data yang kita terima dari BMKG mungkin puncaknya pada Januari. Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Pangkalpinang, khusunya yang daerah rawa atau rawan banjir untuk selalu waspada," pungkasnya.(hen/wb) 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE