Persediaan Timah Dunia Makin Kritis

Abeng    •    Senin, 15 November 2021 | 08:57 WIB
Opini
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

Oleh:  Albana, Redaktur Eksekutif 


Pasar komoditas logam dunia London Metal Exchange (LME) sedang dalam masalah. Stok logam terancam habis, termasuk timah batangan. Kendala produksi dari beberapa negara penghasil timah utama hingga pengiriman barang ke gudang mengakibat stok timah terkuras.

Di sisi permintaan, dengan  kekuatan pemulihan manufaktur pasca-COVID-19 terutama di China dan seluruh dunia, telah berdampak terhadap semua logam LME dengan tingkat yang berbeda.

Rantai pasokan telah tertekan oleh gangguan yang berkelanjutan di sektor pelayaran global, di mana tarif peti kemas tetap tinggi dan banyak pelabuhan, terutama yang di AS, macet.

Persediaan timah LME terdaftar sebesar 53.700 ton turun 60% pada awal tahun dan mendekati level terendah multi-tahun bulan lalu sebesar 48.175 ton.

Di Eropa, pasokan terpukul oleh penghentian pabrik peleburan Stolberg Jerman yang  turun sangat tajam. Eropa hanya menampung 12.325 ton dengan minimal 234 ton disimpan di gudang pada akhir September.

Ekspor China meningkat pada bulan September dan total 9.400 ton dikirim ke gudang LME di negara-negara seperti Korea Selatan dan Taiwan pada pertengahan Oktober. Tetapi sejak itu pasokan melambat dan lebih sedikit, menunjukkan bahwa biaya pengiriman yang tinggi membatasi aliran.

Reuters melaporkan dengan pasokan yang langka di pasar AS dan Eropa, jelas stok timah LME tidak akan pulih sampai tarif pengiriman normal.

Permintaan yang meningkat, masalah produksi dan kendala pengiriman telah menghabiskan stok timah LME. Stok sangat rendah sepanjang tahun. Saat ini totalnya hanya 845 ton dengan 155 ton dialokasikan untuk pemuatan fisik. Stok cadangan pada akhir September hanya 50 ton.

Meskipun merupakan cerminan dari dinamika timah saat ini, persediaan yang rendah membuat pasar sangat rentan terhadap potensi distorsi.

Harga timah dalam sepekan terus naik. Penutupan pasar pada Jumat pekan lalu, harga timah sudah berada di 37.900 Dolar AS per metrik ton. Lonjakan harga juga terjadi di Shanghai Futures Exchange. Timah Desember sudah menuju rekor harga tertinggi   287.940 Yuan per metrik ton. Secara tahunan harga timah sudah naik hingga 70%.



MEDSOS WOWBABEL